Nasional
10 Kampus Kedokteran Terbaik Asia Tenggara Versi QS 2026: UI Tembus 6 Besar Regional
Kaltimtoday.co - Lembaga pemeringkatan perguruan tinggi global Quacquarelli Symonds merilis daftar universitas terbaik dunia berdasarkan rumpun keilmuan melalui QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026. Pada disiplin ilmu kedokteran (medicine), perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara kembali menunjukkan daya saing kuat di kancah global.
National University of Singapore (NUS) mengukuhkan dominasinya sebagai kampus kedokteran terbaik di Asia Tenggara sekaligus menempati peringkat ke-17 dunia. NUS menjadi satu-satunya institusi pendidikan asal ASEAN yang sukses menembus jajaran 20 besar dunia.
Sementara itu, Indonesia menempatkan Universitas Indonesia (UI) sebagai satu-satunya perwakilan nasional di jajaran elite regional. Fakultas Kedokteran UI berada di peringkat ke-6 Asia Tenggara dan masuk dalam rentang peringkat 251–300 dunia.
Daftar 10 universitas dengan bidang kedokteran terbaik di Asia Tenggara versi QS 2026:
- Peringkat 1: National University of Singapore (Singapura) – Peringkat 17 Dunia
- Peringkat 2: Nanyang Technological University (Singapura) – Peringkat 85 Dunia
- Peringkat 3: Universiti Malaya (Malaysia) – Peringkat 124 Dunia
- Peringkat 4: Mahidol University (Thailand) – Peringkat 133 Dunia
- Peringkat 5: Chulalongkorn University (Thailand) – Peringkat 177 Dunia
- Peringkat 6: Universitas Indonesia (Indonesia) – Kelompok Peringkat 251–300 Dunia
- Peringkat 7: Universiti Kebangsaan Malaysia (Malaysia) – Kelompok Peringkat 251–300 Dunia
- Peringkat 8: Universiti Sains Malaysia (Malaysia) – Kelompok Peringkat 251–300 Dunia
- Peringkat 9: Universiti Putra Malaysia (Malaysia) – Kelompok Peringkat 301–350 Dunia
- Peringkat 10: University of the Philippines (Filipina) – Kelompok Peringkat 301–350 Dunia
Malaysia mendominasi representasi dengan meloloskan empat perguruan tinggi ke jajaran 10 besar, disusul Thailand dan Singapura masing-masing dua kampus, serta Indonesia dan Filipina yang masing-masing diwakili satu institusi pendidikan tinggi.
Penilaian bidang kedokteran oleh QS bertumpu pada lima indikator pokok, yaitu reputasi akademik (40 persen), sitasi per publikasi ilmiah (20 persen), indeks produktivitas dan dampak riset H-index (20 persen), reputasi di mata pengguna lulusan atau employer reputation (10 persen), serta jejaring riset internasional (10 persen).
Hasil pemeringkatan QS Subject ini berfokus pada kekuatan ekosistem riset, produktivitas sitasi, serta rekognisi akademik global institusi, sehingga memiliki kerangka evaluasi yang berbeda dengan mekanisme akreditasi profesi dokter di masing-masing negara.
[RWT]
Related Posts
- Catat! Ini Jadwal Pengumuman SNBT 2026 dan Batas Akhir Unduh Sertifikat UTBK
- Pengumuman SNBP 2026 Jam 15.00 WIB, Ini 41 Link Resmi dan Cara Cek Hasilnya
- Daftar Gelar Sarjana yang Paling Dibutuhkan Perusahaan di 2026
- Bupati Kukar Sebut Regulasi Nasional Belum Dukung Fakultas Kedokteran Berbasis Rumah Sakit
- Hetifah Dorong Perguruan Tinggi Maksimalkan AI untuk Transformasi Pembelajaran







