Bontang

2019, Bontang Resmi Masuk 100 Gerakan Menuju Smart City

Kaltimtoday.co, Bontang – 2019 ini, Bontang baru resmi menjadi bagian dari Gerakan 100 Smart City Nasional. Menjadi bagian dari gerakan menuju 100 Smart City Nasional ini tentu menjadi sesuatu yang membanggakan.

Pun, pergerakan Bontang akan selalu dipantau pusat menjadi yang tidak terpisahkan dalam program pembangunan berbasis teknologi, berbasis aplikasi, dan berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

Baca juga:  Kurun Waktu 10 Tahun, Bontang Wujudkan Smart City

Tantangan tersebut, dikatakan CEO Citi Asia Farid Subkhan, harus menjadi motivasi bagi Bontang. Selama menjadi pendamping penyusunan Bimtek Smart City di Bontang, Farid mengaku, sudah keliling ke dua perusahaan raksasa. Ia juga menyempatkan melihat Kampung Masyarakat Sadar Lingkungan (Masdarling).

“Tempat itu menarik, kalau punya 15 kampung seperti Masdarling maka termasuk miniatur sebuah ekonomi, atau gerakan yang pantas disajikan di tingkat nasional,” kata Farid, pada acara Penutupan Bimtek Smart City, Jumat (11/12/2019).

Upaya Bontang mewujudkan Smart City pada 2020-2029, telah disusun oleh OPD di lingkup Pemkot Bontang dalam Master Plan Smart City 2017-2021 diakselerasi dalam RPJMD 2017-2021. Yang tahun 2022-2029 dikatakan Farid harus diakselerasi lagi dengan RPJMD 2021-2026.

“Disusun sampai 2029 agar pembangunan kota sesuai dengan RPJMD yang mendukung Smart City, harus berani membuat Bontang 10 tahun ke depan seperti apa,” ujarnya.

Baca juga:  Penutupan Bimtek Smart City Diakhiri dengan Penandatanganan Komitmen Kepala OPD

Pembangunan Smart City, kata Faird, kuncinya ada 3 stake holder yakni stake holder di internal Pemkot Bontang, swasta, dan masyarakat. Birokrasi ini, harus lebih efisien.

“Pemerintah akan lebih efisien jika tiga stake holder ini bisa bekerja sama dengan baik,” tutupnya.

[RIR | RWT | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close