Kutim

63 Kades Terpilih di Kutim Dilantik Hari Ini, Bupati Imbau Bangun Desa Bersama-sama

Kaltimtoday.co, Sangatta – Sebanyak 63 kepala desa (kades) pemenang Pilkades serentak 2021 resmi dilantik hari ini, Senin (29/11/2021). Pelantikan dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Kutim.

“Saya Bupati Kutai Timur, dengan ini melantik saudara-saudari sebagai kepala desa,” ucap bupati saat melantik puluhan kades tersebut

Baca juga:  Resmi Mendaftar ke KPU, Pasangan ASKB Optimis 75 Persen Menang, Kasmidi Hadir Secara Virtual

Nantinya, kepala desa yang dilantik akan mengemban masa bakti di wilayahnya masing-masing selama enam tahun, sejak 2021 hingga 2027.

Didepan kades terpilih, Bupati Ardiansyah berpesan agar segera melakukan koordinasi internal dengan perangkat desa usai dilantik.

Selain itu, Kades juga diminta untuk membangun komunikasi yang harmonis dengan BPD maupun lembaga di desa sebagai mitra kerja guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Baca juga:  Sidang Pledoi Kasus Manipulasi Dukungan, Kuasa Hukum: Terdakwa Harus Dilepaskan

“Bersinergi dengan tetap melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pemerintah di tingkat kecamatan dan instansi terkait dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.

Kades juga diminta agar mempelajari regulasi yang terkait dengan desa serta mencermati dan hati-hati dalam pengelolaan anggaran desa.

Perencanaan RPJMDes segera dilakukan dengan mengacu pada perencanaan pembangunan Kutim.

Baca juga:  DPRD Kutim Gelar Rapat Paripurna, Ardiansyah Sampaikan Nota Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2020

“Sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Desa bahwa perencanaan pembangunan desa harus mengacu pada perencanaan pembangunan daerah,” sebutnya.

Pemberian program dan alokasi anggaran kepada desa jangan sampai memicu ketergantungan desa terhadap pemerintahan di atasnya.

Baca juga:  Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Kasmidi Ajak Tingkatkan Kualitas Keluarga

Orang nomor satu Kutim ini juga meminta kepada kades agar bisa visioner, kreatif dalam mendorong kemandirian desa.

“Gali dan kelola potensi desa. Memanfaatkan sumberdaya yang ada untuk meningkatkan kemandirian desa,” tandasnya. 

[EL | NON | ADV DISKOMINFO KUTIM]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker