Kukar

Bahas Distribusi Minyak Goreng, Bupati Kukar Rapat bersama Perusahaan CPO

Kaltimtoday.co, Tenggarong — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) berupaya menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. Salah satunya minyak goreng yang belakangan ini langka bahkan harganya melonjak naik. 

Pemkab Kukar berkolaborasi bersama perusahaan-perusahaan CPO untuk menyediakan minyak goreng dengan harga sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah pusat. 

Baca juga:  Ketua KPU Kukar Sebut Hasil Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Memenuhi Syarat

Bupati Kukar Edi Damansyah langsung melakukan koordinasi mendadak bersama unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat Tenggarong dan Camat Muara Badak. Hadir pula sejumlah perusahaan CPO diantaranya PT Kutai Refinery Nusantara (KRN), PT Tritunggal Sentra Bhuana dan PT Rajawali Nusindo serta perusahaan BUMD Kukar yakni PT KSDE. 

Edi Damansyah menyebutkan, hal ini bagian menyikapi kondisi distribusi minyak goreng yang akan dilakukan perusahaan-perusahaan di wilayah Kukar. Dalam pembahasan, diantaranya berkenaan basis data. 

Baca juga:  Antisipasi Gangguan Keamanan Lapas Tenggarong, 50 Warga Binaan Dipindahkan

Dijelaskannya, basis data yang  menggunakan Kartu Keluarga (KK) dan tercatat sekitar dua bulan terakhir ada sekitar 243.862 KK. Kemudian, para pelaku UMKM seperti yang menjual gorengan dan lainnya sebanyak sekitar 20 ribu orang. 

“Jadi dengan perhitungan konsumsi rata-rata itu perbulannya lima liter, jadi kita butuh 1.219.310 liter perbulan,” kata Edi Damansyah di rumah jabatan Pendopo Odah Etam pada Rabu (16/3/2022). 

Baca juga:  Usai Cuti, Bupati Kukar Edi Damansyah Langsung Tinjau Progres Lampu Jembatan, CBD dan TKR

Selain menggunakan basis KK, juga menggunakan basis rumah tangga. Berdasarkan statistik di Kukar ada sekitar 2009 rumah tangga dengan kebutuhan per minggu sekitar 1,6 liter. Jika dihitung per minggu sekitar 2008 liter, sedangkan jika ditarik per bulan sekitar 832 liter. 

Dia menyebutkan, saat ini progres persiapan distribusi sudah berproses dan untuk menyambut kelancaran, sudah melakukan diskusi antara PT Rajawali dan PT KTN serta PT KSDE.

“Alhamdulillah ini sudah berproses,” jelasnya. 

Baca juga:  Reses di Desa Tani Harapan, Sarkowi V Zahry Terima Keluhan Soal Infrastruktur Jalan

Sementara Kabid Perdagangan, Disperindag Kukar Sayid Fhatullah menambahkan, ada tiga perusahaan di Kaltim yang menjadi pemasok puluhan ribu liter minyak goreng di Tenggarong. Total minyak goreng yang bakal di distribusi sekitar 80.000 liter dengan rincian 10.000 liter berkemasan dan 70.000 mon kemasan atau Curah. 

Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah senilai Rp11.500 per liter dan Rp14.000 per liter untuk minyak goreng kemasan.  

“Yang curah 5L per KK, kalau yang kemasan 2L per KK,” tutupnya. 

[SUP | NON | ADV DISKOMINFO KUKAR]

 Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker