Politik

Bambang Soepriyadi Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Demokrat Kaltim, Targetkan Menang Pemilu 2029

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 13 Juni 2026 15:17
Bambang Soepriyadi Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Demokrat Kaltim, Targetkan Menang Pemilu 2029
Bambang Soepriyadi saat menyampaikan sambutan pada acara pembukaan Musda DPD Demokrat Kaltim di Samarinda, Jumat (12/6/2026). (Foto: Vico/Kaltimtoday.co)

SAMARINDA, Kaltimtoday.co - Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Kalimantan Timur resmi menetapkan Bambang Soepriyadi sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim periode 2026–2031. Bambang terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan penuh dari peserta Musda yang berlangsung di Samarinda, Jumat (12/6/2026).

Terpilihnya Bambang menandai dimulainya konsolidasi internal Demokrat Kaltim untuk menghadapi Pemilu 2029. Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, ia menegaskan fokus utama partai adalah memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan capaian politik pada pemilihan mendatang.

"Ini adalah amanah yang harus saya laksanakan. Tugas kita sekarang bagaimana membuat Demokrat di Kalimantan Timur menjadi lebih baik lagi, memajukan daerah, dan memenangkan kontestasi Pemilu 2029," ujar Bambang.

Musda tersebut turut dihadiri secara daring oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam arahannya, AHY menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi sebagai modal utama menghadapi tantangan politik di masa depan.

Menurut AHY, seluruh kader harus mengesampingkan kepentingan sektoral dan mengedepankan tujuan bersama untuk membesarkan partai hingga tingkat akar rumput.

"Organisasi kita harus solid, bersatu, dan kokoh. Mari terus mencari kesamaan tujuan untuk membesarkan rumah besar Partai Demokrat," kata AHY.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menilai Musda berlangsung kondusif dan menjadi momentum memperkuat solidaritas kader di Kalimantan Timur.

Herman menegaskan hasil Musda selanjutnya akan diproses sesuai mekanisme Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai sebelum ditetapkan secara resmi oleh Ketua Umum.

"Kami ingin Demokrat bukan hanya membangun wacana, tetapi hadir dan berkiprah langsung di tengah masyarakat. Karena itu, konsolidasi organisasi harus terus diperkuat," tutur Herman.

Di sisi lain, Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Irwan Fecho, menyebut kepemimpinan Bambang menjadi momentum penting bagi Demokrat Kaltim untuk melakukan evaluasi dan pembenahan strategi politik menjelang Pemilu 2029.

Menurut Irwan, Demokrat Kaltim perlu memperkuat penataan organisasi serta strategi rekrutmen calon legislatif guna meningkatkan perolehan kursi pada kontestasi mendatang.

Selain menyampaikan agenda politik ke depan, Bambang juga meluruskan anggapan sebagian pihak yang menilai dirinya merupakan figur dari luar daerah.

“Saya lahir dan besar di Kalimantan Timur serta pernah berkarier sebagai aparatur sipil negara di Kabupaten Kutai Timur,” tegas Bambang.

Dengan kepemimpinan baru ini, Demokrat Kaltim menargetkan penguatan konsolidasi internal, perluasan basis dukungan masyarakat, serta peningkatan capaian elektoral pada Pemilu 2029.

[TOS]



Berita Lainnya