Bontang

Blusukan Ala UPZ Pupuk Kaltim, Salurkan Langsung Zakat Karyawan ke Masyarakat

Kaltimtoday.co, Bontang – Salurkan zakat karyawan secara berkala, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Pupuk Kaltim blusukan ke sejumlah wilayah Bontang, sebagai agenda rutin bulanan dalam menyikapi berbagai kondisi sosial yang terjadi di masyarakat. Kali ini UPZ Pupuk Kaltim mendatangi 4 wilayah, diawali RT 4 Kelurahan Guntung, dengan menyerahkan bantuan program Jari-Jari UPZ, berupa rombong usaha kepada Ida Farida, ditambah bantuan modal usaha dengan total senilai Rp 3 juta.

Selanjutnya bantuan korban kebakaran bagi 2 warga RT 17 Kelurahan Guntung atas nama Adul dan Sari Bulan senilai Rp 5 Juta, ditambah beberapa kebutuhan pokok lainnya. Bantuan diserahkan Ketua UPZ Baznas Pupuk Kaltim Nur Sahid, kepada perwakilan keluarga korban di Rumah Sakit Pupuk Kaltim pada 27 Februari 2020.

Baca juga:  HUT ke-19, PIKA Pupuk Kaltim Ajak Anak Yatim Wisata Belanja

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus respon cepat UPZ Pupuk Kaltim atas laporan yang masuk. Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan beban keluarga, minimal untuk biaya perawatan,” ujar Nur Sahid.

Menurut Nur Sahid, blusukan ke berbagai wilayah Bontang dilaksanakan minimal dua kali dalam satu bulan. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut survei tim UPZ di lapangan, yang bertugas memantau kondisi masyarakat yang masuk kategori 8 asnaf penerima zakat, di antaranya fakir, miskin, riqab, gharim, mualaf, fsabilillah, ibnu sabil dan amil zakat.

Selaku pengelola zakat karyawan muslim Pupuk Kaltim yang dipotong setiap bulan dari penerimaan gaji, UPZ Pupuk Kaltim wajib meneruskan dana yang terkumpul tanpa boleh menahan uang sebagai kas. Ini wujud keterbukaan UPZ Pupuk Kaltim atas pengelolaan zakat karyawan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan para mustahik, baik dalam bentuk bantuan langsung maupun berbagai program lainnya.

Blusukan ke berbagai wilayah Bontang dilaksanakan minimal dua kali dalam satu bulan.

“Selama 2019, UPZ Pupuk Kaltim mengelola zakat karyawan sekira Rp 4 miliar lebih, dialokasikan kepada 8 asnaf di Bontang sebesar 70% dan sisanya disetor ke Baznas pusat untuk keperluan umat di seluruh Nusantara,” tambah Nur Sahid.

Dirinya menyebut, program blusukan sangat efektif menyalurkan dana umat yang terkumpul di UPZ Pupuk Kaltim dan penerima pun dipastikan mustahik yang memang membutuhkan bantuan, baik dari sisi ekonomi maupun pemberdayaan.

“Ini blusukan ke-4 sejak awal 2020 dan akan terus kami laksanakan agar dana yang terkumpul tersalurkan kepada yang berhak menerima,” tandas Nur Sahid.

Tim UPZ Pupuk Kaltim kemudian mendatangi Misnan Subari, korban kebakaran di Jalan Pontianak 3 RT 24 Kelurahan Gunung Telihan, Bontang Barat. Saat disambangi, Misnan dibantu tetangga dan kerabat tengah membersihkan puing sisa kebakaran untuk memilah sisa material yang masih layak pakai untuk pembangunan ulang kediamannya. Di lokasi tersebut, UPZ Pupuk Kaltim juga menyerahkan bantuan senilai Rp 5 juta dan sejumlah bahan pokok, sekaligus dukungan moril bagi Misnan dan keluarga.

Pria yang berprofesi penjaga salah satu Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Bontang itu mengucapkan, terima kasih atas bantuan yang diberikan karyawan Pupuk Kaltim melalui UPZ, karena sangat dibutuhkan perbaikan tempat tinggalnya.

“Terima kasih atas kedatangan bapak dan ibu dari UPZ Pupuk Kaltim. Semoga ini menjadi ladang amal untuk keluarga besar perusahaan,” ucap pria 56 tahun tersebut.

Baca juga:  Lestarikan Lingkungan Bawah Laut, Pupuk Kaltim Sebar 500 Terumbu Buatan di Perairan Tobok Batang

Terakhir, UPZ Pupuk Kaltim menyambangi Muhammad Yusuf di Jalan KS Tubun RT 15 Kelurahan Bontang Kuala, yang juga korban kebakaran beberapa waktu lalu. Bahkan salah satu keluarga Yusuf meninggal dunia saat kejadian tersebut. Bantuan senilai Rp 5 juta ditambah sejumlah kebutuhan pokok diserahkan UPZ Pupuk Kaltim, yang diharap bisa sedikit meringankan beban keluarga Yusuf atas cobaan yang tengah dihadapi.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas kepedulian UPZ Pupuk Kaltim. Bantuan ini akan kami gunakan untuk membeli atap agar bisa bernaung sementara,” kata Muhammad Yusuf.

[BID | RWT | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close