Kukar

Cetak Generasi Muda Berprestasi, Pemkab Kukar Kembali Buat Program Satu Desa Satu Hafidz Al-Qur’an

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Pemerintah Daerah (Pemda) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali membuat program Satu Desa Satu Hafidz Al-Quran (SDSHA) di Kukar tahun 2020-2021.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kukar, Suprianto mengatakan, pendaftaran SDSHA sudah dilakukan beberapa bulan yang lalu. Antusias masyarakat sangat tinggi dengan adanya program ini, apalagi sudah terlaksana sejak 2016 silam.

Baca juga:  Kupas Visi Misi dan Program Paslon, KPU Kukar Gelar Debat Publik

Dia mengungkapkan, tahun ini sekitar 75 orang telah mendaftar. Setelah dilakukan penjaringan, hanya 50 orang yang terpilih.

“Memang target kami hanya sebanyak 50 orang,” kata Suprianto kepada Kaltimtoday.co, Senin (02/11/2020).

Dari 50 orang yang terpilih, 25 di antaranya sebagai cadangan bila sewaktu-waktu ada santri yang keluar. Sebab, pada tahap sebelumnya, yakni pelepasan tahun ini (red. 2020) ada sekitar 70 orang yang mengikuti program SDSHA. Tetapi ketika waktu berjalan ternyata ada santri yang tidak tahan dikarantina sehingga memutuskan untuk keluar, sehingga cadanganlah yang menggantikan.

“Kita cari gantinya karena ada cadangan itu,” kata Suprianto.

Baca juga:  Komisi I DPRD Kukar Apresiasi Penggunaan Eks Lubang Tambang untuk Sistem Irigasi

Karantina SDSHA akan dilakukan selama setahun dan dimulai sejak November 2020 hingga Oktober 2021. Semua keperluan santri akan difasilitasi oleh Pemda Kukar, seperti uang makan, tempat tidur, dan baju. Kemudian, setiap bulan diberi uang saku sebesar Rp 900 ribu per orang, bahkan baju kotor peserta dicuci di-laundry.

“Jadi anak-anak itu dimanjakan hanya untuk menghafal Al-Qur’an saja,” pungkas Suprianto.

[SUP | RWT | ADV DISKOMINFO]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close