Samarinda
Disdik Samarinda Akan Gelar Penilaian Akhir Tahun, Simak Ketentuannya
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda di awal Juni akan menggelar Penilaian Akhir Tahun (PAT) tahun pelajaran 2020/2021 untuk siswa SD dan SMP. Kepala Disdik Samarinda melalui Kabid Pembangunan SD dan SMP Disdik Samarinda, Barlin H Kesuma mengatakan, PAT digelar untuk mengetahui daya serap pengetahuan siswa.
Menurutnya, PAT dibutuhkan karena selama ini siswa-siswi di Samarinda ada yang mengikuti proses belajar secara daring ataupun luring. Nanti ketika PAT digelar, Disdik ingin jika PAT dilaksanakan melalui ujian daring.
"Kenapa daring? Supaya kita bisa mengetes dan mengetahui daya serap pengetahuan maupun keterampilan anak-anak itu akan diberikan soal-soal yang higher order thinking," kata Barlin, Rabu (19/5/2021).
Dalam ketentuannya, Barlin juga memaparkan tanggal pelaksanaan PAT. Pertama untuk jenjang SD kelas 1 sampai kelas 5 akan dilaksanakan pada 31 Mei 2021 sampai tanggal 5 Juni 2021, tepatnya ujian untuk kenaikan kelas.
Kemudian untuk jenjang SMP, siswa kelas 7 sampai 8 dimulai pada 7-12 Juni 2021, juga dilaksanakan melalui ujian.
Baca Juga: Bapemperda DPRD Berau Bahas Penyesuaian Tarif Retribusi dan Kluster Tiga Rumah Sakit DaerahView this post on InstagramBaca Juga: Kejati Kaltim dan BPJS Ketenagakerjaan Perpanjang PKS, Kejar 779 Ribu Pekerja yang Belum Terlindungi
"Jadi secara total itu 105.000 siswa yang akan ujian, karena kelas 6 sama 9 sudah selesai kemarin. Nanti tinggal pengumuman saja," paparnya.
Namun kembali dijelaskan, yang dinilai pada PAT tersebut hanya sebatas kegiatan yang sifatnya project base.
Terlebih Barlin mengungkapkan, terselenggaranya PAT nantinya akan menilai seberapa jauh daya serap siswa terhadap kurikulum yang sudah disederhanakan, yakni kurikulum Covid-19.
"Nah makanya itu kita adakan dalam masa pandemi ini kita enggak mungikin ujiannya tatap muka kan. Kita harus menggelar ujuan online," lanjutnya.
Kendati demikian, Disdik menggarisbawahi jika PAT bukan merupakan penilaian akhir yang absolut. Sehingga penilaian siswa tetap akan ditambah dengan nilai yang lain, misalnya nilai tugas atau penilaian-penilaian yang lain.
"Supaya nilai rapornya itu bisa dari segala sisi pengetahuan dan keterampilannya," pungkas Barlin.
[REF | RWT | ADV DISDIK SAMARINDA]
Related Posts
- Cashflow Terganggu, Polnes Samarinda Terpaksa Tagih UKT Mahasiswa Sembari Tunggu Pencairan Gratispol
- Optimalkan Sektor Wisata, DPRD Samarinda Usul Disporapar Dipecah Jadi Dua Dinas
- DPRD Berau Apresiasi Penerapan Bahasa Banua Jadi Muatan Lokal Tingkat SMP
- Tak Sekadar Bernyanyi, Paduan Suara Kaltim Persembahkan Sejarah untuk Benua Etam
- Komisi IV DPRD Samarinda Tindak Lanjuti Aduan Dugaan Kejanggalan SPMB









