Samarinda

DLH Samarinda Raih Penghargaan Proklim Nasional 2 Tahun Berturut-turut

Kaltimtoday.co, Samarinda – Kota Samarinda kembali menerima penghargaan Trophy dan Sertifikat Proklim Utama dari Kementerian Lingkungan Hidup. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya melalui daring yang dihadiri oleh seluruh kelurahan se-Samarinda, baik offline maupun online pada Jumat (23/10/2020) di Command Center Diskominfo Samarinda.

Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program berlingkup nasional yang dikembangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi GRK serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Baca juga:  Kepala DLH Samarinda Paparkan Manfaat Proklim di Kawasan Rawan Banjir

Komponen utama ProKlim adalah adaptasi dan mitigasi dimana masing-masing komponen memiliki kegiatan seperti dalam komponen adaptasi meliputi, pengendalian kekeringan, banjir dan longsor, peningkatan ketahanan pangan, penanganan atau antisipasi kenaikan muka laut, rob, intrusi air laut, abrasi, ablasi atau erosi akibat angin, gelombang tinggi, serta pengendalian penyakit terkait iklim.

Komponen mitigasi meliputi pengelolaan sampah, limbah padat dan cair, penggunaan energi baru terbarukan dan konservasi energi, budidaya pertanian rendah emisi GRK, peningkatan tutupan vetigasi, pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

“Sejak didengungkan PokKim pada 2016, DLH Samarinda belum mampu ikut serta dalam kegiatan, karena DLH waktu itu baru terbentuk setelah pisah dari Dinas Kelautan Perikanan (DKP),” ungkap Nurrahmani selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Samarinda.

Namun begitu, DLH Samarinda tak ingin tertinggal jauh dan mulai mempersiapkan diri pada 2018.

“Kami sudah mulai mencoba inventarisir itu pada 2018. Kira-kira kelurahan mana yang kelihatannya memenuhi indikator. Kami sudah dapat di kecamatan Sambutan, ada Kelurahan Sidang Sari dengan Kelurahan Pulau Atas. Alhamdulillah, 2019 kami mengikuti kompetisi nasional ProKlim itu hasilnya keluar dengan baik. Kami langsung mendapatkan Penghargaan Proklim Trophy Utama dan Sertifikat Utama. Begitu juga dengan yang kami dapatkan tahun ini. Itu juga ada dua, Trophy Proklim Utama dan Sertifikat Proklim Utama,” jelas Yama sapaan akrab Kadis LH.

Mendapatkan prestasi dalam dua tahun berturut-turut membuat Kadis LH semakin tertantang.

Baca juga:  Tren Rasio Ketergantungan Penduduk Kaltim Menurun

“Saya senang itu sudah pasti. Dengan adanya ini, kami kembali tertantang, bagamana kami harus mempertahankan predikat baik ini hingga seterusnya,” paparnya.

Meski begitu, Yama menaruh harapan besar kepada seluruh pengurus ProKlim yang sudah berhasil mendapatkan penghargaan ini agar ilmu yang mereka dapat mampu disalurkan ke kelurahan lainnya.

“Nah diharapkan nanti teman-teman yang dari Kelurahan Sindang Sari yang sudah mendapatkan penghargaan dapat menyalurkan ilmu dan pengetahuannya kepada yang lain,” ungkapnya.

[NYN | RWT | ADV]

Facebook Comments

Related Articles

Back to top button
Close