DPRD SAMARINDA
DPRD Samarinda Soroti “Kebocoran” Ekonomi Daerah di Tengah Tingginya Pengangguran
Kaltimtoday.co, Samarinda - Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, menyoroti kontradiksi antara tingginya angka pengangguran serta masyarakat prasejahtera dengan tren peningkatan anggaran pembangunan daerah yang terus meningkat setiap tahunnya.
Menurut Anhar, besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Samarinda yang mencapai sekitar Rp5,1 triliun belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Ia menilai perputaran uang dari proyek-proyek besar justru banyak keluar daerah.
“Program pembangunan pemerintah cukup banyak, seperti pembangunan terowongan dan proyek lainnya. Tetapi dalam serapan tenaga kerja, itu tidak tersedia banyak untuk masyarakat kita,” ujarnya.
Ia mencontohkan proyek pembangunan infrastruktur bernilai ratusan miliar rupiah yang sebagian besar tenaga kerja, material, hingga transaksi pengadaannya berasal dari luar daerah.
“Kalau proyek tunnel dibangun Rp400 miliar, mungkin hampir 80 persen uangnya tidak berputar di sini. Tenaga kerjanya dari luar, materialnya juga didatangkan dari Surabaya atau Jakarta,” katanya.
Anhar membandingkan kondisi Samarinda dengan Balikpapan yang ia nilai memiliki tingkat kesejahteraan masyarakat lebih tinggi. Ia menyebut pendapatan per kapita Samarinda masih jauh tertinggal dibanding kota tetangga tersebut.
[RWT | ADV DPRD SAMARINDA]
Related Posts
- Fenomena Hujan Meteor Perseid Hiasi Langit Nanti Malam, Ini Waktu Terbaik Melihatnya
- Deretan Kasus Besar di Indonesia yang Mengungkap Fakta Lewat Ekshumasi
- Prabowo Targetkan Perbaikan 100 Ribu Sekolah Beres dalam 2 Tahun
- Dapat Suntikan Dana Rp136 Miliar dari Pusat, Gaji PPPK Kukar Aman hingga Desember
- Tak Melintas di Indonesia, Ini 3 Cara Nonton Live Streaming Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026









