HeadlineSamarinda
Trending

Hasil Rapid dan Swab Massal Posko Banjir Temindung dan Pasar Segiri: Semua Negatif

Kaltimtoday.co, Samarinda – Pemkot Samarinda terus menggencarkan rapid dan swab tes massal kepada para pedagang tradisional di pasar.

Rabu, (3/6/2020), Pemkot Samarinda menggelar rapid dan swab tes di Pasar Merdeka. Sebelumnya dilakukan di Posko Banjir Temindung Permain pada 28 Mei 2020. Saat pengujian ini diikuti sebanyak 130 orang. Semua hasilnya baik rapid maupun swab negatif.

Baca juga:  Alasan Pemkot Samarinda Siap Terapkan Normal Baru: Tidak Ada Transmisi Lokal

Adapun rapid dan swab tes massal di Pasar Segiri pada 1 Juni yang diikuti 90-an orang juga semua hasilnya negatif.

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang berharap, meski hasil negatif, semua pedagang wajib menerapkan protokol kesehatan. Mereka wajib menggunakan masker, dan menjaga jarak.

“Semoga semua hasilnya nanti negatif,” ujar Jaang.

Sebelumnya, Samarinda mulai menerapkan kebijakan kehidupan normal baru pada 1 Juni 2020. Selama penerapan ini, rumah ibadah, pusat perbelanjaan, pasar, hingga cafe kembali dibuka. Meski begitu, jumlah kerumunan orang dibatasi. Warga juga diwajibkan mentaati protokol kesehatan.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Pusat Bumbu Samarinda (@pasarbumbu.smr) pada

Baca juga:  Doni Monardo: Kaltim Belum Siap Normal Baru Covid-19

Meski begitu, hari ini, Rabu (3/2/2020), saat penerapan normal baru berlaku, Samarinda dikejutkan dengan penambahan drastis kasus baru Covid-19 sebanyak 8 orang.

Pasien kasus baru ini merupakan anak buah kapal (ABK) yang tidak ber-KTP Samarinda. Pasien baru dengan jenis kelamin semua laki-laki ini memiliki perjalanan dari Makassar ke Balikpapan, terus ke Samarinda.

Baca juga:  Ekonomi Sulit karena Covid-19, Mahasiswa Unmul Tuntut Rektor Gratiskan UKT

Mereka ditetapkan sebagai pasien terkonfirmasi positif melalui uji swab. Mereka memiliki gejala ringan.

“Mereka tidak turun dari kapal. Pemeriksaan swab dilakukan di kapal. Saat ini mereka dirawat di RS Karantina,” terang dr Ismed Kusasi, plt kepala Dinkes Samarinda.

[TOS]

Facebook Comments

Tags

Related Articles

Back to top button
Close