Olahraga

Hoki Indoor Kaltim Mulai Siapkan Regenerasi, Atlet Outdoor Jadi Tumpuan di Kejurnas

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 02 September 2026 18:19
Hoki Indoor Kaltim Mulai Siapkan Regenerasi, Atlet Outdoor Jadi Tumpuan di Kejurnas
Tim Hoki Putra Kaltim yang mendapatkan medali perak dalam ajang Kejurnas. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Federasi Hoki Indonesia (FHI) Kalimantan Timur mulai mengarahkan pembinaan hoki indoor pada kombinasi atlet senior dan junior sebagai bagian dari persiapan menuju ajang PON mendatang.

Pola pembinaan tersebut terlihat dalam komposisi tim Kaltim yang tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hoki Indoor 2026 di Banten. Dari skuad yang diturunkan, sekitar separuh merupakan atlet senior dan sisanya pemain junior.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi FHI Kaltim, Sri Norma Yunita atau Eno, mengatakan komposisi tersebut sengaja dipersiapkan untuk membangun kesinambungan prestasi sekaligus memberikan pengalaman bertanding kepada atlet muda.

Namun, proses pembinaan hoki indoor di Kaltim masih menghadapi tantangan dari sisi fasilitas. Hingga kini, tim belum memiliki akses latihan yang memadai menggunakan lapangan hoki indoor standar pertandingan.

Kondisi itu membuat persiapan menuju Kejurnas dilakukan dengan memanfaatkan lapangan futsal. Selama 20 hari pemusatan latihan (TC), para atlet berlatih di lapangan yang ukurannya lebih kecil dibandingkan arena hoki indoor yang digunakan dalam pertandingan di Banten.

“Sementara fasilitas yang kami gunakan selama TC untuk persiapan indoor memang lapangan futsal. Sementara lapangan yang ada di Banten sendiri lebih besar daripada yang selama ini kita tempati latihan,” ujar Eno.

Keterbatasan tersebut menjadi tantangan tersendiri karena sebagian besar pemain yang memperkuat nomor indoor merupakan atlet yang selama ini bermain di nomor outdoor. Mereka masih membutuhkan penyesuaian terhadap karakter permainan indoor, terutama ketika harus tampil di lapangan dengan ukuran yang berbeda.

Meski persiapan tidak ideal, tim Kaltim tetap mampu bersaing di tier 2 Kejurnas Hoki Indoor 2026 yang berlangsung 21–31 Agustus.

Tim putra berhasil mencapai final sebelum akhirnya kalah 2-3 dari DKI Jakarta dan membawa pulang medali perak. Sementara tim putri mengamankan medali perunggu setelah mengalahkan DIY dengan skor 1-0.

Eno mengakui hasil tersebut belum memenuhi target yang ditetapkan sebelumnya. Kendati demikian, pengalaman bertanding di tingkat nasional dinilai menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pembentukan tim untuk agenda yang lebih besar.

“Alhamdulillah kita berada di tier 2. Kita minta maaf sebelumnya karena tidak sesuai dengan target, kita di runner up, yaitu putra perak dan putri perunggu,” katanya.

Dari sisi pendanaan, keberangkatan tim ke Banten tidak mengalami kendala. Kebutuhan kontingen ditopang dana cabang olahraga andalan serta dukungan sponsor.

Dukungan sponsor juga menjadi faktor penting bagi tim putri yang sempat menghadapi kemungkinan tidak berangkat karena keterbatasan biaya.

“Awalnya putri tidak jadi berangkat, tetapi karena ada sponsor akhirnya kita berangkat,” ungkap Eno.

Setelah menyelesaikan Kejurnas, para atlet kembali ke daerah masing-masing untuk menjaga kondisi fisik secara mandiri. Mereka dijadwalkan kembali berkumpul pada 7 September 2026 untuk melanjutkan program latihan.

FHI Kaltim selanjutnya berharap ajang daerah seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dapat menjadi ruang bagi atlet untuk menjaga jam terbang sekaligus memperkuat komposisi menuju PON.

Eno juga berharap pembinaan hoki indoor dapat terus berkembang sehingga prestasinya mampu mengikuti capaian hoki outdoor Kaltim.

“Mudah-mudahan ke depannya hoki Kalimantan Timur, khususnya indoor, lebih berprestasi lagi seperti hoki outdoor,” pungkasnya.

[RWT] 



Berita Lainnya