HeadlineInternasional

Israel Terus Bombardir Gaza, Korban Tewas Meningkat Jadi 212 Orang

Kaltimtoday.co – Meski dikecam banyak negara di dunia, militer Israel tatap melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza, Palestina.

Serangan udara dilancarkan Israel ke Gaza sangat sporadis. Menyasar sejumlah permukiman-permukiman warga dari utara hingga selatan Kota Gaza.

Baca juga:  Kaltim Belum Bisa New Normal, Angka Reproduksi Corona Bahkan Meninggi

Sedikitnya hingga Selasa (18/5/2021) di lansir dari Al Jazeera, jumlah korban meninggal akibat serangan udara militer Israel terhadap warga Palestina sebanyak 212 orang. Terdiri atas 61 anak-anak. Sementara lebih dari 1.500 warga Palestina luka-luka.

Anak-anak Palestina mendapat perawatan medis setelah menderita luka-luka akibat serangan udara militer Israel di Jalur Gaza.

Di pihak Israel, sebanyak 10 orang dilaporkan tewas akibat serangan roket-roket Palestina yang jatuh di Kota Ashkelon dan Beersheba. 2 di antaranya anak-anak.

Baca juga:  PWI Kaltim Bedah Visi Misi Calon Pemimpin Samarinda

Direktur Umum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Gbereyesus mengungkapkan keprihatinannya atas krisis keamanan dan kemanusiaan yang sedang terjadi akibat bentrok Israel-Palestina.

Serangan Israel, sebut dia, akan memperparah risiko kesehatan di Palestina. Pasalnya dalam eskalasi bentrok besar-besaran saat ini, juga menyebabkan puluhan tenaga kesehatan terluka, dan rusaknya fasilitas kesehatan.

Baca juga:  Indonesia Kecam Kekerasan Israel Terhadap Warga Palestina di Wilayah Masjid Al Aqsa

“Pengujian dan vaksinasi Covid-19 di Palestina juga sangat terpengaruh. Ini berbahaya dan meningkatkan risiko kesehatan bagi seluruh dunia,” ucap Tedros Adhanom.

Sementara itu, Organisasi Pembebasan Palestina mengatakan, saat ini satu-satunya laboratorium pengujian virus Covid-19 di Gaza sudah tidak lagi berfungsi.

Baca juga:  Aksi Solidaritas Palestina, Lazismu dan AMM Kukar Lakukan Penggalangan Dana

Israel Melakukan Kejahatan Perang

Omar Shaker dari Human Rights Watch mengatakan, pemboman Israel di Gaza merupakan bentuk kejahatan perang.

Serangan Israel disebutkan dia, menyasar bangunan komersial dan perumahanan, di mana bangunan-bangunan itu menjadi tempat tinggal ratusan keluarga Palestina.

Baca juga:  Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Semakin Masif

Shaker mengatakanm pemboman yang dilakukan militer Israel telah menewaskan puluhan warga sipil, termasuk wanita, anak-anak. Selain itu, banyak infrastruktur sipil di Gaza hancur.

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close