Politik

Isran Noor Diusulkan Sebagai Capres 2024 di Rakernas Partai Nasdem

Kaltimtoday.co – DPW Partai Nasdem Kaltim mengusulkan Prananda Surya Paloh dan Isran Noor sebagai calon presiden (capres) 2024. Usulan itu disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem di Jakarta, Kamis (17/6/2022).

Meski begitu, dalam Rakernas tersebut, mayoritas DPW mengusulkan nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Disusul Menteri BUMN Erick Thohir dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Baca juga:  5 Anggota Tim Seleksi Calon Komisioner Bawaslu Kaltim 2022-2027

Nama Isran Noor hanya diusulkan 1 DPW, yakni Nasdem Kaltim. Berbeda dengan Anies Baswedan yang diusulkan 31 DPW. Ganjar Pranowo 29 DPW. Erick Thohir 15 DPW. Andika Perkasa 10 DPW.

Sebagai informasi, nama capres yang diusulkan 34 DPW Nasdem akan digodok di Rakernas dan selanjutnya diajukan ke Ketua Umum Surya Paloh. Tokoh terpilih bakal disampaikan ke publik pada hari terakhir Rakernas, yakni Jumat, 17 Juni 2022.

Baca juga:  Daftar Lengkap Anggota KPU dan Bawaslu Periode 2022-2027

Surya Paloh juga sudah bicara ihwal capres yang akan didukung NasDem. Dia mengatakan partainya tidak berpaku pada hasil survei elektabilitas. Selain itu, dia pun tidak mau ada dikotomi pribumi-nonpribumi.

“Kita tidak ingin melihat negara ini berubah, berubah haluan ideologi mendapatkan ideologi baru, seperti negara khilafah atau negara fasistis, atau terjebak urusan Jawa [dan] non-Jawa, pribumi atau nonpribumi,” kata Paloh saat berpidato di pembukaan Rapat Kerja NasDem di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta pada Rabu (15/6/2022).

[TOS]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker