Kukar

Jelang Iduladha, Distarnak Kukar Lakukan Pemeriksaan Hewan Qurban

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distarnak) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan pemeriksaan hewan qurban ke sejumlah pedagang di Tenggarong pada Kamis (15/7/2021).

Kegiatan tersebut juga dilakukan dengan memeriksa 29 ekor sapi yang akan disalurkan di seluruh kecamatan di Kukar.

Baca juga:  Puji Hartadi Reses di Anggana, Warga Sampaikan Soal Jembatan Penghubung dan Pembangunan Masjid

Kasi Kesehatan Hewan Distarnak Kukar, Aji Gajali mengatakan, pengecekan dilakukan dalam rangka memastikan kondisi keehatan hewan qurban. Untuk itu, dokter khusus hewan turut dilibatkan dalam kegiatan ini.

Adapun lokasi pemeriksaan seperti di penjual sapi di dekat kantor Bupati, Jalan Jelawat dan tempat lainnya.

“Alhamdulillah hewan qurban yang dijual sejumlah pendagang dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk di qurbankan,” tuturnya kepada Kaltimtoday.co.

Baca juga:  Cegah Stunting, DP2KB Kukar Berikan Bantuan Permainan Edukasi

Aji menambahkan, pemeriksaan bukan hari ini saja tapi sampai menjelang hari H Iduladha. Artinya, semua pedagang hewan khususnya di Tenggarong akan diperiksa. Tak hanya bagian tubuh luarnya, pihaknya juga akan memeriksa kondisi daging sapi setelah dipotong nanti.

Dia menjelaskan, kecamatan lain juga melakukan hal serupa melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di sejumlah kecamatan.

Seperti UPT Samboja yang membawahi Muara Jawa dan Sangasanga, UPT Tenggarong Seberang meliputi Sebulu dan Muara Kaman. UPT Muara Badak mencakup Marangkayu dan Anggana, dan UPT Kota Bangun wilayah pengecekan di Muara Wis dan Muara Muntai.

Baca juga:  Pemprov Kaltim Anggarkan Rp 42 Miliar, Jalan Rusak Tenggarong Seberang-Sebulu-Muara Kaman Diperbaiki Tahun Ini

“Jadi masing-masing kecamatan ada petugasnya untuk memantau, baik itu data penjualan bahkan pemotongan hewan qurban. Jadi semuanya akan terpantau,” jelasnya.

Sementara Dokter Hewan, Yan Hermawan menuturkan, pihaknya melakukan pemeriksaan seperti cek suhu badan, kesehatan mata bersinar atau tidak, tingkat dehidrasi cukup mencubit kulit hewan dan gigi apakah sudah memenuhi syarat atau belum. Jika sapi mempunyai gigi susu dua atau tiga sudah layak di qurbankan.

Baca juga:  Gelar Rapat Dengar Pendapat, Komisi IV DPRD Kaltim Evaluasi Kebijakan Penanganan Covid-19

“Tadi sudah kami periksa dan kondisi hewan sehat semua serta layak di qurbankan,” terangnya.

Dia menambahkan, bagi masyarakat yang ingin membeli sapi yang perlu diperhatikan. Seperti mata tidak boleh berairan, hewan lincah, tidak ada pembengkakan ditubuh hewan atau tidak pincang dan makannya lahap.

“Insyaallah itu menunjukkan jika hewan kondisi sehat,” pungkasnya.

[SUP | NON | ADV DISKOMINFO KUKAR]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close