Daerah
Jelang Ramadan 1447 H, Satgas Pangan Sidak Stok dan Harga Sembako di Berau, Dipastikan Aman hingga Lebaran
Kaltimtoday.co, Berau - Menjelang Ramadan 1447 hijriah, tim gabungan Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap stok dan harga bahan pokok di sejumlah ritel modern di Tanjung Redeb, Berau, Senin (16/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono. Sidak ini bertujuan memastikan ketersediaan pangan, terutama beras, tetap aman serta harga tidak memberatkan masyarakat jelang bulan puasa dan Idulfitri.
"Kami sudah ambil sampel di dua ritel modern di Berau, kita sama-sama lihat bahwa hasil inspeksi tadi ketersediaan pangan aman dan mencukupi," ujarnya.
Maino menuturkan, harga beras telah diatur dalam Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Kepbapan) Nomor 299/2025, khusus untuk jenis premium dan medium.
Sementara itu, beras SPHP milik Perum Bulog memiliki aturan penetapan harga eceran tertinggi (HET) berbeda, yakni berdasarkan Kepbadan Nomor 224/2025.
Adapun HET minyak goreng merek Minyakita diatur melalui Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 1028/2024.
"Mudah-mudahan selama Ramadan hingga lebaran pasokan tetap lancar, distribusi aman dan tentuny harga terjangkau untuk masyarakat," tambahnya.
Stok Sembako di Berau Dipastikan Aman
Untuk Berau, komoditas sembako yang menjadi atensi Bapanas dipastikan dalam kondisi aman. Ketersediaan beras, minyak goreng, dan telur masih mencukupi, dengan pasokan telur yang turut disuplai peternak lokal.
Selain itu, periode Februari hingga akhir Maret juga memasuki masa panen raya. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat distribusi dan menjaga stabilitas pasokan pangan, termasuk ke Berau.
"Jadi masyarakat tidak perlu panik, seluruh stok untuk di Berau masih cukup aman," tandasnya.
Polisi Awasi Harga dan Cegah Penimbunan
Untuk mencegah pembelian dalam jumlah tidak wajar serta indikasi penimbunan bahan pokok, Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kaltim, AKBP Haris Kurniawan menegaskan pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau membeli dengan jumlah banyak karena takut terjadi kelangkaan, belilah secukupnya, seperlunya, untuk menjelang bulan puasa hingga lebaran," tegasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Jodi Rahman menyampaikan pihaknya melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) akan turut membantu pemerintah dalam menjaga stabilisasi harga pangan.
Menurutnya, momen hari besar keagamaan kerap menjadi periode rawan kenaikan harga bahan pokok sehingga pengawasan perlu diperkuat.
"Tim dari Reskrim akan turut memantau terus perkembangan harga pangan di wilayah hukum Polres Berau, kami harapkan seluruhnya tetap aman dan ketersediaan bahan pangan untuk masyarakat terjaga," timpalnya.
Turut hadir dalam inspeksi tersebut Dinas Pangan serta Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Berau bersama tim Saber Pangan Polres Berau.
[MGN | RWT]
Related Posts
- Warga Samarinda Diminta Simpan Sampah Selama 2 Hari Saat Lebaran, Ini Aturannya
- Jelang Lebaran, PKB Bontang Bagikan Sembako ke Warga Kurang Mampu di 15 Kelurahan
- Jangan Cuma Dihabiskan! Ini 4 Strategi 'Smart Money' Agar THR Tetap Produktif
- Kapan Masjid Al-Aqsa Dibuka? Sudah 12 Hari Israel Larang Umat Muslim Beribadah di Bulan Ramadan
- Selama Lebaran, Lapas Tenggarong Buka Layanan Kunjungan Keluarga








