Olahraga
Kantongi Dukungan 55 Cabor, Anderiy Makin Kuat Menuju Kursi Ketua KONI Kaltim
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dukungan terhadap Anderiy Syachrum menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim terus menguat. Sebanyak 55 cabang olahraga (cabor) diklaim telah menyerahkan surat dukungan kepada Anderiy untuk maju sebagai calon Ketua KONI Kaltim periode 2026–2030.
Jumlah dukungan tersebut mencakup lebih dari 80 persen total cabor di bawah naungan KONI Kaltim yang berjumlah 65 cabang olahraga.
“Ini di luar ekspektasi kami,” ujar Anderiy saat ditemui usai agenda silaturahmi bersama pengurus cabor di Samarinda, Senin (18/5/2026) malam.
Menurut Anderiy, awalnya tim hanya menargetkan dukungan minimal untuk memenuhi syarat pencalonan dalam Musorprov. Sesuai mekanisme, calon ketua KONI harus mengantongi dukungan sedikitnya 30 persen pemilik suara.
“Kami awalnya mengira cukup memenuhi syarat saja. Tapi ternyata hampir semua cabor memberikan dukungan,” katanya.
Selain dukungan dari cabor, sebelumnya 10 KONI kabupaten dan kota di Kalimantan Timur juga telah menyatakan dukungan kepada Anderiy.
Ketua Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltim, Agus Suwandy, menilai Anderiy merupakan figur yang memahami kebutuhan cabang olahraga karena selama ini aktif sebagai praktisi olahraga.
“Beliau punya sarana olahraga dan tidak terkontaminasi dengan beberapa kepentingan lain. Maka hampir semua unsur mendukung beliau,” kata Agus.
Ia menyebut komunikasi lintas cabor terus dilakukan menjelang Musorprov, termasuk dengan unsur pemerintah dan DPRD Kaltim guna membangun kesepahaman terkait kepemimpinan KONI ke depan.
[RWT]
Related Posts
- Pulau Kedindingan, ‘’Benteng Terakhir’’ Bontang yang Dipertaruhkan
- Dipimpin Akhmed Reza Fachlevi, Percasi Kaltim Siapkan Sekolah Catur untuk Cetak Bibit Atlet Berprestasi
- Hetifah Dorong Dosen di Samarinda Kuasai AI demi Riset Berkualitas
- Otorita IKN Evaluasi Berkala Pembangunan Tahap II Menuju Ibu Kota Politik 2028
- Investor Tiongkok Mulai Konstruksi Perdana di IKN, Investasikan Rp 1,25 Triliun








