Samarinda

Ketua LVRI Kaltim Harapkan Program JKN Terus Berkelanjutan

Kaltimtoday.co, Samarinda – Sebagai institusi yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan berkomitmen memberikan pelayanan yang berkualitas bagi seluruh penduduk Indonesia.

Salah satu aspek penting yang harus menjadi penentu keberhasilan implementasi program JKN-KIS adalah pemahaman peserta terhadap prosedur, hak dan kewajiban yang diperoleh melalui sosialisasi yang mampu menjangkau seluruh peserta JKN-KIS.

Baca juga:  Peneliti Temukan Flu Babi Baru di China Berpotensi Jadi Pandemi

Untuk itu, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Samarinda mengadakan kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Customer. Kali ini kegiatan dilaksanakan di ruang pertemuan Kantor Cabang Samarinda BPJS Kesehatan dengan menyasar peserta dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), Pekerja Penerima Upah (PPU) baik dari perusahaan dan Aparatur Sipil Negara (ASN), dan Pekerja Bukan Penerima Upah–Bukan Pekerja (PBPU-BP).

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Achmad Zainuddin mengungkapkan, kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Customer bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya program JKN-KIS serta untuk meningkatkan pengetahuan peserta terhadap prosedur, hak dan kewajiban peserta terhadap program JKN-KIS.

“Kami juga berharap peserta mengetahui kanal-kanal yang telah dikembangkan oleh BPJS Kesehatan, memberikan keseragaman pemahaman tentang program JKN-KIS dan kebijakan-kebijakan terbaru dan mengoptimalkan penggunaan kanal layanan administrasi serta pemberian informasi dan penanganan pengaduan dan kanal pembayaran iuran yang telah dikembangkan oleh BPJS Kesehatan serta paham akan pentingnya perilaku hidup sehat dan gotong royong dalam program JKN-KIS,” jelas Achmad, Selasa (30/06/2020).

Baca juga:  Peringatan Harganas Ke-27, Wali Kota Samarinda Sukseskan Sejuta Akseptor KB

Dia juga menerangkan bahwa, semua layanan BPJS Kesehatan ada di genggaman, dengan aplikasi Mobile JKN yang dapat diunduh melalui Play Store dan App Store.

“Peserta dapat memperoleh kemudahan mendaftar dan mengubah data kepesertaan, kemudahan mengetahui informasi data peserta dan keluarga, kemudahan mengetahui informasi tagihan pembayaran iuran untuk peserta mandiri, kemudahan mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan, kemudahan menyampaikan pengaduan dan permintaan informasi seputar JKN-KIS”, tuturnya.

Peserta kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Customer kali ini memperoleh materi tentang overview program JKN-KIS, kepesertaan dan iuran, prosedur pelayanan kesehatan dan sistem rujukan online, kemudahan akses layanan administrasi dan aplikasi Mobile JKN serta kebijakan-kebijakan terbaru BPJS Kesehatan.

Menanggapi kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Customer, Ketua Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kalimantan Timur   Muhammad Amin Jama (73) yang turut hadir dalam kegiatan sosialisasi mengepresiasi BPJS Kesehatan dalam memberikan informasi tentang pelayanan program JKN-KIS.

“Saya kira kegiatan kali ini sangat penting sekali bagi seluruh peserta karena memberikan informasi-informasi terbaru tentang program JKN kepada peserta sehingga peserta memahami hak dan kewajiban serta alur dan prosedur dalam memperoleh layanan kesehatan. Kami sangat mengapresiasi dan kami ucapkan terima kasih, kami berharap kegiatan seperti ini akan lebih sering dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan,” terangnya.

Baca juga:  Hetifah Minta Kemendikbud Awasi Penyelenggaraan PPDB Daerah

Dia juga mengharapkan agar, program JKN terus berkelanjutan, karena dirinya telah merasakan manfaatnya.

“Program ini adalah program yang sangat mulia dimana yang sehat membantu yang sakit, gotong-royong ini merupakan identitas bangsa kita. Jadi kami mengharapkan agar program ini terus berkelanjutan karena manfaatnya yang sangat dirasakan oleh masyarakat, termasuk saya telah memanfaatkan untuk berobat dan saya sangat puas dengan pelayanannya,” tutupnya.

Sebagai informasi kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Customer rutin dilaksanakan setiap tahun, namun tahun ini terasa berbeda karena dalam pelaksanaanya mengacu pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yaitu dengan pemeriksaan suhu tubuh, social distancing dan seluruh peserta wajib menggunakan masker.

[KA | RWT | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close