Daerah

Perbaikan Kerusakan Jalan di Wilayah Hulu Kukar Segera Ditangani 

Supri Yadha — Kaltim Today 06 Maret 2026 17:57
Perbaikan Kerusakan Jalan di Wilayah Hulu Kukar Segera Ditangani 
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Kaltimtoday.co - Kerusakan sejumlah ruas jalan di wilayah hulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi perhatian serius. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, memastikan langkah percepatan penanganan segera dilakukan, termasuk menuntaskan kendala administratif yang selama ini menghambat perbaikan di lapangan.

Menurut Aulia, sebenarnya anggaran untuk perbaikan jalan telah tersedia. Namun, pelaksanaan di lapangan kerap terhambat persoalan administrasi serta kurangnya koordinasi antarinstansi, sehingga penanganan tidak berjalan secepat kebutuhan masyarakat.

“Kami sudah duduk bersama Inspektorat dan OPD teknis untuk mengurai persoalan ini. Alhamdulillah, solusi sudah disepakati,” kata, Aulia, Jumat (6/3/2026).

Salah satu wilayah yang menjadi fokus perhatian adalah kawasan Sebelimbingan di Kecamatan Kota Bangun. Ruas jalan di daerah tersebut membutuhkan penanganan besar dengan estimasi anggaran mencapai Rp130 miliar. 

Karena besarnya kebutuhan dana, sehingga menerapkan skala prioritas dalam penganggaran tahun 2026.

Untuk tahun ini, pemerintah daerah mengalokasikan Rp10 miliar untuk pembangunan jalan rigid di Sebelimbingan serta Rp5 miliar untuk kegiatan pemeliharaan jalan.

Aulia menjelaskan, strategi yang diterapkan tidak hanya menunggu pembangunan rigid beton secara menyeluruh. Penanganan darurat dan pemeliharaan rutin akan dilakukan agar kondisi jalan tetap layak dilalui masyarakat.

“Strateginya, meskipun belum seluruhnya dibangun rigid, minimal jalan tidak berlubang dan tetap aman dilewati,” ucapnya.

Selain pekerjaan fisik, juga menyiapkan alat berat yang akan disiagakan di lokasi tertentu guna menangani kerusakan jalan setelah hujan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kondisi permukaan jalan tetap rata dan layak dilalui.

“Alat berat akan disiagakan untuk menangani kondisi setelah hujan agar permukaan jalan tetap rata. Targetnya sebelum Lebaran titik-titik kritis sudah tertangani,” sambung Aulia.

Pendekatan serupa juga akan diterapkan di sejumlah wilayah lain yang memiliki kondisi jalan memerlukan perhatian, di antaranya Kecamatan Muara Wis, Kota Bangun Darat, Sebulu hingga beberapa ruas jalan di kawasan perkotaan.

Selain wilayah hulu, perbaikan jalan berlubang di kawasan kota juga menjadi prioritas. Aulia menilai, penanganan cepat diperlukan untuk menghindari potensi kecelakaan bagi para pengendara.

“Insyaallah dalam waktu dekat pengerjaan mulai dieksekusi secara masif,” tandasnya.

[RWT]



Berita Lainnya