Samarinda
Selain Urus Covid-19, Pemkot Samarinda Diminta Fokus Atasi Banjir dan Sampah
Kaltimtoday.co, Samarinda - Wakil Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Samarinda, Ahmat Sopian Noor minta Pemkot Samarinda agar memaksimalkan pengunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2021 untuk penanggulangan banjir.
Penanggulangan banjir, kata dia, tetap penting untuk diprioritaskan kendati saat ini anggaran di APBD banyak difokuskan untuk penanganan Covid-19.
"Misalkan di Jalan Gerliya, Pelita, Kesejahteraan, Simpang Lembuswana, kawasan Sempaja dan Jalan DI Panjaitan. Saat ini masih butuh penanganan agar tidak banjir," kata Sopian Noor, Jum'at (30/7/2021).
Ketua Badan Kehormatan DPRD Samarinda itu menegaskan, banjir juga merupakan permasalahan serius yang perlu dituntaskan.
"Jangan sampai hanya program semata, tapi tidak direalisasikan secara fisiknya," tegas Sopian.
Selain itu, masalah persampahan pun mesti jadi perhatian. Pasalnya, saat ini Pemkot Samarinda belum maksimal menuntaskan masalah sampah yang kerap dikeluhkan warga terutama tempat penampungan sementara (TPS) yang sulit dijangkau.
"Program pemindahan TPS harus dibarengi dengan solusi, misalkan menyediakan wadah kecil berupa drum plastik di masing-masing rumah warga," kata Sopian.
Sementara pengangkutannya ke TPS, kata Sopian, Pemkot Samarinda dapat menyediakan kendaraan sampah seperti motor gerobak.
Apalagi saat ini, Pemkot Samarinda memiliki program pro-bebaya yang telah disalurkan serta dikelolah setiap RT, sebagian anggarannya dapat dimanfaatkan untuk penanganan sampah.
"Kalau ini direalisasikan, pasti banjir pun akan berkurang karena masalah sampah dan banjir ini saling berkaitan," tutup Sopian.
[SDH | TOS | ADV]
Related Posts
- Gerakan Peduli Kabut Asap Samarinda, Demokrat Bagi 3.000 Masker Ludes dalam 30 Menit
- Lanjutan Normalisasi SKM Dieksekusi November, Dua Kelurahan Jadi Sasaran
- Puluhan Jurnalis Ikuti Pelatihan Training of Trainers BI, Perkuat Kapasitas hingga Belajar Etika Jurnalisme Ekonomi
- Kabut Asap Kian Pekat, Komisi IV DPRD Samarinda Dorong PJJ Diperpanjang Jika Udara Masih Berbahaya
- Tembus 367,7 µg/m³, Kualitas Udara Samarinda Masuk Kategori Berbahaya








