Daerah

Serahkan Bantuan Mesin Kapal di Samarinda Seberang, Ananda Moeis Siap Kawal Masalah Solar Nelayan

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 08 Mei 2026 17:33
Serahkan Bantuan Mesin Kapal di Samarinda Seberang, Ananda Moeis Siap Kawal Masalah Solar Nelayan
Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis bersama kelompok nelayan mangkupalas, Samarinda Seberang. (Defrico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis memastikan akan memperjuangkan berbagai keluhan nelayan usai menyerahkan bantuan mesin kapal secara simbolis kepada kelompok nelayan di Samarinda Seberang, khususnya Kelurahan Mangkupalas.

Dalam kegiatan serap aspirasi tersebut, Ananda tak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga berdialog langsung dengan para nelayan terkait persoalan yang mereka hadapi saat melaut.

Salah satu keluhan utama yang disampaikan yakni kesulitan mendapatkan solar untuk kebutuhan operasional kapal. Para nelayan berharap SPBU nelayan di kawasan tersebut dapat segera difungsikan agar distribusi bahan bakar lebih mudah dijangkau. 

Selain persoalan solar, nelayan juga mengeluhkan kondisi kapal yang mulai tua dan membutuhkan peremajaan. Mereka berharap ada bantuan lanjutan berupa program pengadaan maupun perbaikan kapal, termasuk pelatihan keselamatan dan peningkatan kemampuan melaut.

Menanggapi hal itu, Ananda menyatakan aspirasi para nelayan akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan dalam pembahasan ke depan.

“Harapan para nelayan tadi tentu menjadi catatan bagi kami. Mereka ingin akses solar lebih mudah, dan ada peremajaan kapal," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ananda juga berharap bantuan mesin kapal yang disalurkan dapat meningkatkan produktivitas para nelayan. Menurutnya, sebagian nelayan harus melaut hingga ke muara untuk mencari ikan sehingga membutuhkan dukungan sarana yang memadai. 

“Semoga dengan mesin kapal yang baru ini para nelayan bisa meningkatkan hasil tangkapannya. Karena ada nelayan yang mencari ikan sampai ke muara dan ada juga yang melaut,” katanya.

Ia menjelaskan, bantuan mesin kapal tersebut diberikan kepada tiga kelompok nelayan dan merupakan aspirasi yang telah diperjuangkan sejak tahun lalu hingga akhirnya direalisasikan  tahun 2026.

Ananda menilai peningkatan hasil tangkapan nelayan akan berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

“Hasil tangkapan yang meningkat tentu akan berdampak pada penguatan ekonomi rakyat dan ketahanan pangan kita,” tutupnya.

[RWT] 



Berita Lainnya