Samarinda

Siapkan Regenerasi SDM, DPD IMM Kaltim Gelar Perkaderan LIMNAS

Kaltimtoday.co, Samarinda –  Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalimantan Timur menggelar Latihan Instruktur Madya (LIM) Nasional bertajuk Penguatan Peran Instruktur Madya sebagai Inisiator Konsep untuk Keberlangsungan Perkaderan Ikatan.

Pelaksanaan LIM dibuka secara resmi oleh Najih Prasetyo selaku Ketua Umum DPP IMM dan kegiatan berlangsung khidmat. Kegiatan ini digelar secara offline, dan sebagian undangan mengikuti secara daring via Zoom.

Baca juga:  Alasan Kenapa Sejumlah Remaja Menggemari Balap Liar Saat Jam Sahur

LIM menjadi bagian dari proses perkaderan tingkat madya IMM yang diinisiasi oleh DPD IMM Kaltim, melalui Bidang Kader yang bakal dilakukan selama 5 hari, mulai 24-28 Februari 2021 mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK 3 Muhammadiyah Samarinda, Jalan Delima.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Ketua Panitia LIM Muhammad Idil, yang diwakili Sekretaris Panitia Hamdi Rosyidi menyebutkan bahwa, pelaksanaan LIM Kaltim diikuti sebanyak 13 peserta, yang terdiri dari 5 orang dari DPD Sulawesi Selatan dan 8 orang dari Pimpinan Cabang IMM yang di kabupaten/kota di Kaltim, dengan menghadirkan 2 orang instruktur dari DPP IMM yang bakal melakukan proses perkaderan peserta LIM.

“LIM Kaltim menjadi spirit meneruskan aktivitas perkaderan sebagai roh penguatan organisasi khususnya IMM, proses menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk keberlanjutan perkaderan di masing-masing daerah terutama IMM Kaltim. Menyiapkan kader-kader yang memberikan jangka panjang dan harapan besar untuk proses kaderisasi ke depan yang lebih menghasilkan SDM yang mampu melanjutkan perkaderan,” ungkap Hamdi, Rabu (24/2/2021).

Sementara itu, Ketua Umum DPD IMM Kaltim, Muhammad dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, meskipun masa pandemi Covid-19, perkaderan harus dilakukan mengingat amanah dan tanggung jawab sebagai pimpinan bagian dari kewajiban untuk menyiapkan kader-kader instruktur sebagai nafas perjuangan organisasi di internal IMM.

Pembukaan LIM Nasional Kaltim.

Dia menambahkan, kegiatan LIM menjadi penting untuk meregenerasi kader IMM yang mampu mengkonsep perkaderan ke depan yang lebih tangguh menjawab tantangan perkembangan zaman. Dia berpesan kepada instruktur yang ditunjuk untuk bertanggungjawab dalam proses perkaderan LIM Kaltim tersebut, untuk diasah kemampuan peserta LIM, sehingga output nya mumpuni di segala sektor keilmuan, spiritual dan humanitasnya sebagai pengejahawatan trilogi IMM.

Baca juga:  5 Rute Penerbangan Perintis Resmi Dibuka

Selain itu, sambutan yang disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltim yang diwakili oleh Abdul Aziz Muslim selaku wakil ketua bidang perkaderan, dia menyambut baik perkaderan ini. Sebagai bentuk menyiapkan sumber daya kader yang tangguh, proses perkaderan harus jalan terus, hidup dan matinya organisasi adalah perkaderan.

“IMM telah menyiapkan perkaderan, bukan kader biasa tapi cetaklah kader yang berintelektual bermoral tinggi, pengetahuan spiritual dan humanitasnya. Kita harus peduli kepada sesama organisasi otonomi Muhammadiyah dan peduli terhadap sesama ummat, menjadikan Muhammad Saw sebagai contoh dan rahmatan lil alamiin”, ujar Aziz

Seorang kader IMM bagaian dari ujung tombak dakwah Muhammadiyah di ranah mahasiswa, teruslah berproses ikuti aturan Muhammadiyah sesuai keputusan organisasi. Dia mengucapkan, selamat digelarnya LIM Kaltim, dia berpesan kepada peserta untuk mengikuti kegiatan LIM secara sungguh-sungguh dengan penuh semangat, perkaderan ini sebagai ajang saling mensharing ilmu dan pemikiran untuk kemajuan organisasi dan membentuk kepribadian yang berintelektual menjadi representasi kader Muhammadiyah.

Di akhir rangkaian kegiatan pembukaan LIM, Ketua DPP IMM, Najih Prasetyo mengatakan dalam sambutannya bahwa, perkaderan IMM adalah menjadi seorang khalifah (wakil-wakil Allah) untuk organisasi dan ummat secara umum, kegiatan ini merupakan implementasi tangung jawab generasi yang akan datang.

“Jangan meninggalkan generasi yang lemah di belakang kader-kader kita dalam spiritual, empati sosial, ekonomi, pendidikan. Amanah dan tanggung jawab perkaderan adalah tugas kita bersama menyiapkan kader ikatan memegang tongkat estafet IMM ke depan. Saling mengingatkan dan merangkul sesama ikatan, perkaderan LIM ini mencetak karakter kader inklusif,” ungkap Najih Prasetyo via Zoom.

Baca juga:  Pentingnya Pengelolaan Limbah B3, 7 Poin Ini Wajib Dipenuhi Sektor Usaha

Secara terpisah, Aminah selaku Wakil Ketua Bidang Kader DPD IMM Kaltim mengungkakan bahwa, pelaksanaan LIM Kaltim ini bertujuan untuk memberikan sumbangsih bagi penerus kaderisasi di daerah masing-masing, mengingat SDM Instruktur masih minim.

“Harapannya, kegiatan ini menghasilkan kader-kader yang mampu berdiaspora, menjadi uswatun hasanah bagi IMM. Siap menghadapi perkembangan zaman yang semakin canggih. Instruktur wajib melaksanakan dan mengkonsep perkaderan selanjutnya. Tugas yang panjang mencetak kader-kader yang handal, dan terus melakukan pendampingan untuk memberikan semangat kepada kader-kader Ikatan,” jelas Aminah.

[SDH | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close