VIDEO

Syarifatul Syadiah Kritisi Sistem PPDB Zonasi yang Kerap Timbulkan Pro dan Kontra

Kaltim Today
19 Juli 2024 16:19

BERAU, Kaltimtoday.co - Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah, mengkritisi sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zonasi untuk SMA yang baru-baru ini menjadi sorotan publik karena sering menimbulkan pro dan kontra.

Salah satu persoalan utama yang menjadi keluhan warga adalah jarak antara rumah siswa dengan sekolah. Terkadang, siswa-siswa tersebut terlempar jauh dari sekolah yang sebelumnya mereka daftarkan.

Padahal, jika dari sistem zonasi, maka wilayah yang paling dekat adalah yang mendapat prioritas terlebih dulu. Jika persoalan ini terus berlanjut hingga tahun ajaran baru, maka DPRD menginginkan adanya evaluasi mengenai sistem zonasi tersebut.

"Hal ini dilakukan untuk meminimalisir keluhan terkait sistem PPDB ini di kemudian hari," ungkap politisi yang kerap disapa Sari itu.

Dalam evaluasi nantinya, kata Syarifatul perlu dilakukan pemetaan lokasi SMA yang selanjutnya disesuaikan dengan jumlah anak yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA.

Menurutnya hal ini perlu dikaji mendalam, sebab Sari tidak ingin ada anak yang sampai putus sekolah akibat terlempar ke sekolah lain yang jarak tempuhnya jauh dari tempat tinggalnya.

"Kami dari DPRD sendiri akan membahas hal ini sesuai dengan komisi yang membidangi. Jika perlu dibicarakan ke Pemerintah Pusat maka kami akan perjuangkan," tandasnya.

[MGN | RWT | ADV DPRD BERAU]



Video Lainnya