Advertorial
Tekankan Program GEMA hingga di Kecamatan, LPTQ Kukar Komitmen Tingkatkan Prestasi
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Kutai Kartanegara (LPTQ Kukar) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan mengangkat tema “Memperkuat Kerjasama untuk Meraih Prestasi”.
Rakerda ini dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Kaltim Abdul Khaliq, serta seluruh ketua pengurus LPTQ tingkat kecamatan, KUA Kecamatan, dan pengurus LPTQ Kukar, beberapa waktu lalu.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono yang juga Ketua LPTQ Kukar, mengatakan, rapat kerja ini merupakan bagian dari evaluasi terhadap program-program yang telah berjalan.
"Kami perlu memperhatikan pembinaan terhadap kegiatan keagamaan, terutama dalam mempersiapkan MTQ. Perhatian ini penting agar prestasi yang telah kita raih, seperti menjadi juara MTQ provinsi enam kali berturut-turut, dapat dipertahankan dan ditingkatkan," kata Sunggono.
Ia juga menambahkan, bahwa salah satu fokus ke depan adalah program Gerakan Etam Mengaji (GEMA), yang telah diatur dalam Perda Nomor 4/2021. Program ini diharapkan dapat diimplementasikan secara merata hingga tingkat kecamatan.
Sunggono menyebutkan persiapan kafilah Kukar yang akan bergabung dengan kafilah Kaltim untuk MTQ Nasional, serta pelaksanaan MTQ ke-45 di Kecamatan Samboja Barat.
"Kami optimis, dengan berbagai program pembinaan ini, Kutai Kartanegara bisa kembali meraih gelar juara umum pada MTQ Kaltim untuk yang ketujuh kalinya," tutupnya.
[RWT | RWT | ADV PROKOM KUKAR]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Karhutla Kaltim Tembus 6.684 Hektare, Kabupaten Kutai Kartanegara Jadi Wilayah Terluas
- Jadwal Asian Games 2026 Hari Ini: Kans Medali di Angkat Besi, Atletik, hingga Balap Sepeda
- Jadi Penentu Kemenangan Indonesia, Ubed Akui Sempat Tegang dan Telepon Orang Tua Sebelum Tanding
- 9 Kafilah Asal Kukar Bantu Kaltim Pertahankan Juara Umum MTQ Nasional
- Masuk Tahap Finalisasi, Anggaran KUA-PPAS Kukar 2027 Diproyeksikan Sementara Rp5,4 Triliun








