Kaltim

Tingkatkan PAD, Bapenda Kaltim Percepat Edukasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah

Kaltimtoday.co – Badan Pendapatan Daerah (BPD) Kaltim bersama Bankaltimtara dan KPw BI Kaltim yang tergabung dalam Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) menggelar Rapat Sosialisasi dan Edukasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) serta Penyusunan Peta Jalan dan Rencana Aksi Digitalisasi Pemungutan Retribusi Daerah.

Mewakili Gubernur Kaltim Isran Noor, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kaltim, Abu Helmi membuka kegiatan yang berlangsung di Balikpapan, Jumat 18 Maret 2022 tersebut.

Baca juga:  Perekonomian Kaltim Tahun Ini Diprediksi Tumbuh Positif, Masih Ditopang Industri Batu Bara

“Percepatan dan perluasan digitalisasi sangatlah penting bagi pengembangan Kaltim. Percepatan dan peluasan digitalisasi menjadi peluang pengembangan ekonomi dan keuangan digital akan semakin terbuka,” ucap Abu Helmi.

Menurut Abu, pengembangan ekonomi dan keuangan digital tentunya akan sangat bermanfaat baik bagi pemerintah daerah, pelaku usaha maupun masyarakat secara umum dalam menggerakkan roda perekonomian Kaltim.

Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 56/2021, penyusunan peta jalan dan rencana aksi merupakan salah satu tugas TP2DD provinsi, kabupaten dan kota dalam menjalankan program-programnya.

“TP2DD merupakan forum koordinasi antar instansi dan pemangku kepentingan terkait di tingkat provinsi, kabupaten dan kota. Diharapkan bisa berkomunikasi dengan baik dan menghasilkan gagasan yang jelas,” tegas Abu.

Kegiatan kali ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati, Kepala Divisi Teknologi Informasi Bankaltimtara Yenny Israwati, dan perwakilan KPw-BI Kaltim Asep Saefuddin AR. Rapat diikuti seluruh OPD dan UPTD pemungut retribusi se-Kaltim.

Baca juga:  Heran Lihat Ibu-Ibu Antre Panjang demi Minyak Goreng, Megawati: Jadi Tiap Hari Hanya Menggoreng?

Kepala Bapenda Kaltim, Hj Ismiati mengatakan, proses penyusunan peta jalan ETPD sendiri memuat tiga aspek penting, yakni tujuan yang ingin dicapai, jenis pendapatan dan belanja yang akan dielektronifikasi, serta target pencapaian.

“Pemanfaatan nontunai sudah kami galakkan untuk pajak daerah. Karena itu, kali ini giliran retribusi. Agar penerimaan pendapatan daerah juga optimal,” ungkapnya.

[RWT | ADV DISKOMINFO KALTIM]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker