Samarinda

Wajib PAUD Dimulai 2022, Disdik Samarinda Upayakan Bantuan Operasional Demi Tekan Masalah Biaya

Kaltimtoday.co, Samarinda – Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda mengusungkan program wajib Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama satu tahun. Hal itu disampaikan Kepala Disdik Samarinda Asli Nuryadin dalam peringatan Hari Anak Nasional, Kamis(29/7/2021).

Wacana tersebut diungkapkan telah melalui koordinasi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) dengan rancangan draf yang disusun di dalam Peraturan Walikota (Perwali) Samarinda. Kebijakan tersebut disebutkannya akan berlangsung pada 2022 mendatang.

Baca juga:  Atasi Krisis Ekonomi di Masa Pandemi, Pemkot Samarinda Adakan Webinar bersama Pakar

Kepala Bidang Pembinaan PAUD, Dikmas, dan Pendidikan Keluarga Disdik Samarinda Helena menuturkan, kendati kebijakan masih berupa draf, pihaknya akan melakukan tindak lanjut dengan melakukan sosialisasi dan langkah persiapan lainnya.

“Samarinda sudah punya 11 TK negeri, kami masih menunggu Perwali tentang wajib 1 tahun pra SD,” kata Helena.

Baca juga:  Resmi Digelar, KPU Samarinda Sebut Sosialisasi Tahapan Pencalonan Pilwali Jadi Bagian yang Sangat Menentukan dan Harus Serius Diikuti

Lebih lanjut, Helena tidak menampik mengenai dilema orang tua siswa yang tidak memasukkan anak mereka pada jenjang PAUD akibat permasalahan biaya. Diungkapkan, Disdik Samarinda akan berupaya memberikan solusi bagi para orang tua.

“Tetap kami upayakan untuk saat ini ada Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD,” kata dia.

Baca juga:  Mahasiswa Program Kampus Mengajar di Samarinda Bakal Dilibatkan Bantu Simulasi AKM

Sebelumnya Direktur Jendral Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan Petunjuk Teknis Bantuan Penyelenggaraan Koordinasi Penuntasan PAUD.

Melalui Kemendikbud Nomor 2 Tahun 2018, pemerintah akan menjamin akses pendidikan anak sejak dini dengan menekanan pentingnya peran PAUD sebagai modal dasar siswa sebelum beralih jenjang menuju SD.

Baca juga:  Titik Banjir Bertambah, Kerugian Warga Semakin Banyak, Andi Harun Diminta Realisasikan Janji

Bantuan sendiri telah disiapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2019 sebesar Rp2.380.000.000,00 dengan jumlah sasaran 68 penerima bantuan yang merupakan dinas pendidikan kota dan kabupaten. Anggaran sebesar Rp 35 juta akan diberikan kepada setiap instansi terkait sebagai pelaksana program.

[SNM | TOS | ADV DISDIK SAMARINDA]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close