Gaya Hidup

Waspada Wabah Global: 7 Fakta Penting Hantavirus yang Perlu Anda Ketahui

Kaltim Today
13 Mei 2026 14:34
Waspada Wabah Global: 7 Fakta Penting Hantavirus yang Perlu Anda Ketahui
Para tenaga kesehatan lengkap dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) mengevakuasi penumpang kapal pesiar MV Hondius di pelabuhan di Praia, Cape Verde. (AP Photo/Misper Apawu))

Kaltimtoday.co - Wabah hantavirus yang baru-baru ini merebak di kapal pesiar MV Hondius memicu kekhawatiran global. Dengan laporan kematian setidaknya tiga orang, muncul pertanyaan besar: Apakah infeksi ini berpotensi menjadi pandemi baru? Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi bahwa hantavirus adalah infeksi zoonosis yang berasal dari hewan pengerat dan dapat menular ke manusia melalui paparan tertentu.

Berikut adalah fakta-fakta kunci mengenai hantavirus yang penting untuk dipahami:

Apa Itu Hantavirus?

Hantavirus adalah kelompok virus yang secara alami menyerang hewan pengerat. Pada manusia, virus ini dapat menyebabkan penyakit serius dengan dua klasifikasi utama:

Di Amerika: Menyebabkan Hantavirus Cardio Pulmonary Syndrome (HCPS) yang menyerang paru-paru dan jantung.
Di Eropa dan Asia: Menyebabkan Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal dan pembuluh darah.
2. Awal Mula Merebaknya Kasus Terbaru
Pu

blik mulai waspada setelah tiga penumpang kapal pesiar MV Hondius meninggal dunia saat berlayar di Samudra Atlantik. Kejadian dramatis di tengah perjalanan wisata ini memicu investigasi darurat oleh WHO untuk memetakan potensi persebaran virus langka tersebut.

3. Klasifikasi dan Cara Penularan

Setiap jenis hantavirus memiliki hewan reservoir alami, seperti tikus got (Rattus norvegicus) hingga tikus sawah. Penularan ke manusia umumnya terjadi melalui:

  • Inhalasi (Aerosol): Menghirup partikel udara yang terkontaminasi urine, air liur, atau kotoran tikus.
  • Kontak Langsung: Menyentuh mukosa (mata, hidung, mulut) setelah terpapar residu virus.
  • Gigitan: Meski jarang, gigitan hewan pengerat dapat menjadi jalur transmisi.

4. Strain yang Berbeda di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik berlebihan. Berdasarkan laporan dlh-tanggamus.aisyiyahduri.sch.id: Bikin Dunia Panik, Ini 7 Fakta Penting Hantavirus yang Perlu Diketahui, strain virus yang ditemukan di Indonesia didominasi oleh Seoul virus (tipe HFRS), bukan Andes virus yang diketahui dapat menular antarmanusia seperti yang terjadi pada klaster kapal pesiar tersebut.

5. Kronologi Investigasi di Tanah Air

Pemerintah Indonesia melakukan investigasi epidemiologi cepat setelah menerima notifikasi dari International Health Regulation (IHR) Inggris mengenai seorang WNA di Jakarta Pusat. WNA tersebut diketahui memiliki riwayat kontak erat dengan pasien klaster MV Hondius selama perjalanan dari Argentina hingga Afrika Selatan. Hingga saat ini, sistem surveilans nasional terus memantau perkembangan kasus untuk mencegah transmisi lokal.

6. Beban Penyakit Global

Secara statistik, hantavirus memang jarang terjadi (sekitar 10.000 hingga 100.000 kasus per tahun), namun memiliki tingkat kematian yang mengkhawatirkan. Pada kasus HCPS di Amerika, tingkat kematiannya mencapai 20% hingga 40%, menjadikannya perhatian serius bagi otoritas kesehatan dunia.

7. Langkah Preventif

Cara terbaik menghindari hantavirus adalah dengan memutus kontak dengan hewan pengerat. Membersihkan gudang atau area rumah yang lama tidak terjamah harus dilakukan dengan masker dan alat pelindung diri untuk menghindari paparan partikel udara yang terkontaminasi.

Informasi lain terkait lingkungan bisa kunjungi dlh-tanggamus.aisyiyahduri.sch.id.



Berita Lainnya