PEMKAB BERAU

Upaya Penurunan Stunting, Pemda Berau Bakal Coba Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Kaltim Today
08 Juli 2026 10:01
Upaya Penurunan Stunting, Pemda Berau Bakal Coba Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
Foto bersama sebelum seminar pengelolaan sampah berbasis masyarakat oleh Dinas Kesehatan Berau. (Miko/Kaltimtoday.co)

Kaltimmoday.co, Berau - Berbagai upaya dilakukan pemerintah daerah Kabupaten Berau dalam menekan angka kasus gizi buruk (stunting) di daerah. Tak hanya tindakan jemput bola dalam pemberian asupan bergizi bagi Ibu hamil dan anak usia dini.

Berdasarkan data SSGI Tahun 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Berau tercatat sebesar 23,4 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan masih berada di atas rata-rata nasional.

Selain itu, data SIGIZI KESGA Tahun 2025 menunjukkan jumlah balita di Berau mencapai 23.105 anak, namun cakupan pengukuran baru mencapai 40,06 persen.

Intervensi lain yang juga diupayakan adalah dengan bentuk sosialisasi pendekatan menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal. Termasuk dengan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Jadi angka kasus stunting di Kabupaten Berau masih cukup tinggi, bukan hanya karena persoalan makanan dan lain sebagainya, tetapi ada faktor lain yang memiliki dampak dominan daripada faktor makanan, seperti pengelolaan sampah,” kata Sekda Berau, Muhammad Said, Selasa (7/7/2026).

Melalui gerakan tersebut, menurut Dinas Kesehatan Berau sebagai bentuk pendekatan kolaborasi, yang mengedepankan partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan sampah dari tingkat rumah tangga.

Dalam pidatonya, Sekda juga menyampaikan, jika peran dari kelurahan dan pemerintah kecamatan juga perlu dalam mengawal strategi tersebut. Agar berbagai intervensi untuk menurunkan angka kasus stunting di Kabupaten Berau secara perlahan dapat dijalankan.

“Mulai camat hingga di tingkat lini paling bawah seperti RT adalah contoh bagi masyarakatnya, kalau pemimpinnya saja malas menjaga kebersihan lingkungan? Bagaimana mau ditiru oleh masyarakat,” tegas Sekda.

Sehingga dalam kesempatan tersebut, Said meminta para pemangku kebijakan bisa memberikan contoh yang baik dalam menjaga tingkat kesejahteraan masyarakat dan tingkat kesehatan yang semakin baik pula.

“Kasus stunting masih menjadi PR kita bersama, berbagai upaya tetap harus dipertahankan agar capaian kasusnya bisa turun paling tidak ditekan agar tidak semakin tinggi,” tandasnya.

[MGN | ADV PEMKAB BERAU]



Berita Lainnya