Kaltim

2 Smelter Nikel di Kaltim Dalam Proses Pembangunan, Target Rampung 2023

Kaltimtoday.co, Samarinda – Progress dari smelter nikel di Kaltim tengah dalam proses. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Puguh Harjanto bahwa dua pabrik hilirisasi nikel tengah dalam pembangunan.

Smelter pertama berlokasi di Teluk Balikpapan, Kariangau. Merupakan smelter yang dibangun PT Mitra Murni Perkasa (MMP). Nilai investasinya mencapai Rp 6,5 triliun. Sementara itu, smelter kedua berada di Pendingin, Kecamatan Sangasanga. Dibangun oleh PT Kalimantan Ferro Industry (KFI) dengan nilai investasi sebesar Rp 30 triliun.

Baca juga:  Timsel Komisioner KPID Kaltim Diduga Tak Netral, Komisi I DPRD Kaltim: Bagi yang Keberatan, Silakan Lapor ke Kami

“Sejauh ini masih berproses ya (dua perusahaan), smelter nikel kan ada di Balikpapan, ada di Pendingin. Itu kewenangannya kan berada di pusat ya sehingga ber-progress, harapan kami di tahun ini bisa clear untuk tahapan berikutnya (pembangunan),” beber Puguh.

Pembangunan smelter diharapkan bisa selesai pada 2023 mendatang. Jika sudah selesai, maka akan banyak potensi keuntungan yang didapatkan pemerintah pusat, termasuk Pemprov Kaltim.

“Hilirisasi nikel cukup bagus untuk di Kaltim. Sebab material bahan baku, role materialnya bukan dari Kaltim,” lanjutnya.

Baca juga:  Pentas Seni Digelar Tiap Hari Selama Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia di Kaltim

Jika dibandingkan dengan Kawasan Terpadu Batang, Jawa Tengah memang sama-sama mengembangkan proyek hilirisasi nikel. Kendati begitu, jika hilirisasi sudah terbangun dengan baik maka ke depan Kaltim juga bisa menyuplai bahan baku baterai. Terkhusus untuk inovasi teknologi di IKN Nusantara mendatang.

“Ini hal positif, bahwa kita juga menjadi aspek yang memiliki nilai-nilai komparatif dengan provinsi lain. Kita juga bersaing dengan Jateng di kawasan industri terpadu Batang ya untuk memproses nikel,” tandasnya.

[YMD | RWT | ADV DPMPTSP KALTIM]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker