DPRD BERAU

20 Kampung di Berau Gelar Pilkakam Serentak 2027, DPRD Tekankan Kualitas Demokrasi di Tengah Efisiensi Anggaran

Kaltim Today
28 April 2026 09:34
20 Kampung di Berau Gelar Pilkakam Serentak 2027, DPRD Tekankan Kualitas Demokrasi di Tengah Efisiensi Anggaran
Deklarasi damai oleh Kakam jelang pilkakam pada 2023 lalu. (Prokopim)

Kaltimtoday.co, Berau - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto mengingatkan agar pemilihan kepala kampung (pilkakam) serentak pada 2027 mendatang, harus tetap digelar secara ketat meskipun di tengah efisiensi anggaran.

Tantangan tersebut menurutnya bukan menjadi alasan bagi pemerintah, khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) menghilangkan berbagai tahapan sehingga menurunkan kualitas dari Pilkakam.

“Pilkakam ini tempatnya masyarakat di tingkat bawah untuk berdemokrasi mencari pemimpin terbaik, jangan jadikan ini hanya sebatas agenda pemilihan biasa,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, terdapat 20 kampung yang akan segera menggelar Pilkakam yang tersebar di 12 kecamatan se-Kabupaten Berau. 

Di wilayah hulu, pemilihan akan berlangsung di Kampung Long Sului (Kelay), serta lima kampung di Kecamatan Segah yakni Punan Segah, Punan Malinau, Pandan Sari, Bukit Makmur, dan Siduung Indah.

Untuk wilayah sekitar kota, Pilkakam mencakup Kampung Sembakungan dan Pulau Besing di Gunung Tabur, serta Inaran dan Suaran di Kecamatan Sambaliung. Sementara itu, wilayah pesisir melibatkan Pegat Betumbuk dan Tanjung Batu (Pulau Derawan), Semurut dan Buyung-Buyung (Tabalar), Biatan Baru (Biatan), serta Kampung Capuak (Talisayan).

Area pesisir lainnya yang akan menggelar pemilihan adalah Lobang Kelatak dan Balikukup di Kecamatan Batu Putih, serta Kampung Biduk-Biduk dan Teluk Sumbang di Kecamatan Biduk-Biduk. Luasnya sebaran geografis ini diakui menjadi tantangan tersendiri, terutama terkait distribusi logistik.

"Tentu 20 kampung yang tersebar itu jarak tempuhnya cukup jauh, biaya logistik juga menjadi pertimbangan. Namun, kami dari legislatif tetap mendukung penganggarannya selama dilakukan sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku," jelasnya. 

Legislator Nasdem itu juga berpesan agar, penyelenggara bisa segera berkoordinasi dengan instansi pemerintah dan aparat penegak hukum, untuk meminimalisir terjadinya tindak kecurangan.

Ia juga berharap, dalam pemilihan tentu ada yang beruntung dan belum. Sehingga pasca usainya kegiatan tersebut, masyarakat jangan ada yang “terkotak-kotak”. Tetap solid untuk memajukan kampungnya masing-masing.

"Dengan kesiapan yang matang, kita berharap seluruh tahapan berjalan sesuai aturan. Kita tidak ingin muncul konflik yang memicu lunturnya tali silaturahmi antar-sesama masyarakat kampung," tutupnya.

[MGN | ADV DPRD BERAU]   



Berita Lainnya