Samarinda

4 Sekolah Tangguh Jadi Percontohan, Gelar Belajar Tatap Muka di Tengah Pandemi

Kaltimtoday.co, Samarinda – Setahun telah berlalu, wabah Covid-19 belum juga usai. Namun, aktivitas masyarakat termasuk pendidikan, harus disesuaikan dengan kondisi saat ini. Tak heran Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda, Asli Nuryadin mendorong sejumlah sekolah untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Secara resmi, kegiatan itu telah berjalan sejak Senin (8/3/2021) lalu. Khususnya untuk empat sekolah yang dianggap menjadi pilot projek atau percontohan bagi sekolah lain.

Diantaranya, SMP Islamic Center, SMP Nabil Husein serta SMP 42 dan SD 022 yang terletak di Berambai, Samarinda Utara. Sebelumnya ada 14 sekolah yang diusulkan menjadi Sekolah Tangguh Covid-19. Namun, berdasarkan arahan Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi, pembelajaran tatap muka harus dibuka secara bertahap.

Baca juga:  DPRD Samarinda Kritisi Alokasi APBD Belanja Pegawai dan Operasional Lebih Banyak Ketimbang Infrastruktur

Untuk tahap pertama, Disdik Samarinda menujuk empat sekolah sebagai percontohan untuk sekolah lainnya. Dengan diselenggarakannya PTM di Samarinda, akhirnya membuktikan, kegiatan pendidikan juga bisa berjalan, menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang diatur oleh Satgas Covid-19 Samarinda.

Kepala Disdik Samarinda, Asli Nuryadin mengakui, persiapan untuk keempat sekolah telah dilakukan sejak bulan lalu. Mulai dari kelengkapan alat pencuci tangan, pengukur suhu badan serta vaksinasi seluruh tenaga pendidik di sekolah.

“Termasuk jam belajarnya sudah saya arahkan maksimal 45 menit, setelah itu anak-anak langsung pulang ke rumah, karena tidak ada istirahat, kantin pun tidak boleh buka,” kata Asli.

Baca juga:  Beasiswa Kaltim Tuntas Dibuka 25 Maret: Link Pendaftaran dan Kategori¬†

Selain untuk dalam satu kelas, murid yang diajarkan hanya 50 persen dari kuota biasanya. Sehingga dalam satu pembagian kelas bisa dibagi menjadi shift pagi dan siang.

“Yang penting anak-anak ku happy dan orangtua jangan lupa memberikan sarapan sebelum anak berangkat sekolah,” tutup Asli.

[LIS | NON | ADV DISDIK]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close