Kukar

Aspirasi Budisatrio di Desa Semangkok, Kelompok Tani Panen Benih Padi Unggul

Kaltimtoday.co, Tenggarong– Kelompok tani di Desa Semangkok Kecamatan Marangkayu, panen benih padi yang dikembangkan hasil inovasi dan teknologi pertanian terbaru varietas Inpari 32.

Pengembangan varietas unggul benih padi di Kaltim merupakan program aspirasi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, G Budisatrio Djiwandono bekerjasama dengan Badan Litbang Pertanian.

Baca juga:  Pemkab Kukar Bakal Pasang Lampu Hias di Jembatan Kutai Kartanegara

Diimplementasikan dilapangan melalui Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim kepada salah satu kelompok Tani Hidup Baru 7, Desa Semangkok.

Pelaksanaan panen padi pengembangan VUB padi sawah di hadiri Tenaga Ahli DPR RI Budisatrio Djiwandono, Rusdiansyah, Kepala BPTP Kaltim Fausiah T Ladja, Anggota DPRD Kaltim Fraksi Gerindra Akhmed Reza Fachlevi, dan anggota DPRD Kukar dapil Muara Badak-Anggana-Marangkayu, Ma’ruf Marjuni. Kegiatan dilaksanakan pada Senin (9/8/2021) kemarin.

Baca juga:  Masa Jabatan Bupati Kukar Berakhir, DPRD Gelar Rapat Paripurna

Dalam kunjungannya, Anggota DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi mengatakan, program ini merupakan bentuk komitmen Fraksi Gerindra. Untuk mensejahterakan para petani di Kaltim khususnya di Kukar.

Oleh karenanya DPR RI daerah pemilihan Kaltim dari Fraksi Gerindra, Budisatrio Djiwandono terus mengupayakan mendorong sektor pertanian. Salah satunya bantuan aspirasi, yakni alat mekanisasi pertanian termasuk benih varietas unggul.

Baca juga:  Satlantas Polres Kukar Pastikan Tilang Elektronik Berlaku Awal Juni 2021, Beriku Jenis Pelanggarannya

“Banyak sekali aksi nyata, kerja nyata dari Fraksi Gerindra dan tentunya ada alat sarana produksi juga yang akan diberikan kepada masyarakat, ini bentuk komitmen kami,” tutur pria disapa Reza.

Dia menyebutkan, sudah ada beberapa bantuan yang sudah disiapkan. Namun, masih terkendala kondisi Covid-19 dan PPKM sehingga ditunda sementara dulu. Kendati nanti akan segera diberikan.

Dirinya berharap kedepan para Penyangga Tatanan Negara Indonesia sebutan petani tradisional bisa mengikuti perkembangan teknologi modern saat ini.

Baca juga:  Aktif Gelar Pelatihan dan Berikan Bantuan Bibit, Distarnak Kukar Dorong Anak Muda Jadi Petani Milineal

“Kami juga mengajak pemuda-pemuda mulai bertani untuk ikut serta mengsukseskan petani milenial dengan mengunakan alat mekanisasi,” harap Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kaltim.

Kerjasama BPTP Kaltim ucap Reza, sangat mendukung sekali adanya program ini. Karena melakukan pendampingan kelompok tani mulai masa tanam sampai panen. Mudah-mudahan kedepan lebih intensif lagi mendampingi serta mengarahkan petani agar panen yang dihasilkan melimpah. Dengan begitu tingkat perekonomian bisa bertambah dan sejahtera.

“Saya rasa untuk kedepannya kerjasama BPTP Kaltim lebih intensif lagi untuk mengembangkan produksi bagi petani dan inovasi teknologi terbaru. Dan pelatihan SDM petani sangat diperlukan,” tuturnya.

Baca juga:  Kasus Positif Covid-19 di Kukar Bertambah 16 Orang

Sementara Kepala BPTP Kaltim, Fausiah T Ladja menuturkan, inovasi varietas benih padi unggul bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh petani. Dengan begitu, bisa meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan.

“Pada akhirnya bisa mensejahterakan petani itu sendiri,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan hasil panen melimpah harus ada monitoring, tentunya kolaborasi dengan stakeholder terkait seperti Dinas Pertanian, penyuluh PPL dan petani.

Baca juga:  Saling Bacok Karena Uang Sewa di Pasar Seni, Pasutri dan Satu Orang Pria Jadi Tersangka T

“Karena kunci keberhasilan dan penghasilan produksi pertanian itu salah satunya terletak di monitoring pertanaman,” terangnya.

Hal senada turut disampaikan Anggota DPRD Kukar, Maruf Marjuni. Dia berharap, kedepannya pertanian di Kukar semakin maju seiring ditentukannaya Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim.

“Kami berharap, di Kukar khususnya di Desa Semangkok menjadi salah satu penunjang di IKN khususnya sektor pertanian,” pungkasnya.

[SUP | NON]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close