Ekonomi dan Bisnis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham Hingga Kapitalisasi Rp 5 Triliun

Kaltim Today
10 Oktober 2026 06:46
BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham Hingga Kapitalisasi Rp 5 Triliun
Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, tempat BEI dan KSEI memperluas transparansi kepemilikan saham.

JAKARTA, Kaltimtoday.co - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) memperkuat reformasi transparansi pasar modal.

Langkah ini dilakukan dengan memperinci informasi kepemilikan saham serta memperluas cakupan metodologi High Shareholding Concentration (HSC).

Kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas informasi pasar, memperkuat perlindungan investor, dan menyediakan data yang lebih lengkap sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.

Pada aspek kepemilikan saham, BEI dan KSEI melengkapi data berdasarkan 39 klasifikasi dan tipe investor dengan informasi tambahan mengenai kepemilikan lokal dan asing.

Penambahan ini diharapkan memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai struktur kepemilikan saham perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia.

Informasi kepemilikan saham tersebut didistribusikan secara berkala oleh BEI dan KSEI setiap tanggal 2 pada bulan berikutnya melalui situs resmi BEI.

Selain memperkaya informasi kepemilikan saham, BEI dan KSEI turut menyempurnakan metodologi HSC dengan memperluas cakupan saham yang menjadi objek peninjauan.

Sebelumnya, metodologi HSC menggunakan price impact ratio untuk saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp 10 triliun.

Melalui penyempurnaan terbaru, cakupan peninjauan kini diperluas hingga saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp 5 triliun.

Perluasan ini memungkinkan pemantauan konsentrasi kepemilikan dilakukan terhadap kelompok saham yang lebih luas dan komprehensif.

BEI dan KSEI menyatakan akan terus menyempurnakan transparansi pasar modal secara berkelanjutan.

Upaya tersebut dijalankan untuk meningkatkan kualitas dan keandalan data pasar dengan mempertimbangkan praktik terbaik global serta masukan dari investor dan penyedia indeks global.

Ketersediaan informasi yang lebih lengkap dan terperinci diharapkan menjadi referensi bagi investor dalam mengambil keputusan investasi, sekaligus memperkuat kepercayaan, integritas, serta kredibilitas pasar modal Indonesia.

Masyarakat dapat mengakses informasi kepemilikan saham berdasarkan klasifikasi dan tipe investor, termasuk pemilahan kepemilikan lokal dan asing, melalui situs resmi BEI pada halaman Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat.

Sementara itu, informasi mengenai konsentrasi kepemilikan saham dapat diakses publik melalui halaman Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi di portal resmi BEI.

[TOS]



Berita Lainnya