BerauHeadline

Berau Siap Sambut Wisatawan di Era Normal Baru

Pastikan Protokol Kesehatan, Hingga Pangkas Waktu Tempuh Perjalanan

Kaltimtoday.co, Berau – Setelah hampir dua tahun terpuruk akibat pandemi Covid-19, sektor pariwisata Berau mulai bangkit. 

Wisatawan dari berbagai daerah ke Berau mulai ramai berdatangan. Di tengah situasi ramai itu, penerapan protokol kesehatan tetap ketat dengan pembatasan jumlah pengunjung.

Baca juga:  JATAM Tagih Transparansi Kontrak dan Evaluasi 5 Perusahaan Tambang di Kalimantan

Wisatawan banyak datang untuk menikmati pesona keindahan alam dan bawah laut yang dimiliki Berau.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau Masrani mengatakan, persiapan menyambut wisatawan sudah dilakukan. Bahkan sudah sejak setahun terakhir, saat pandemi Covid-19 masih tinggi-tingginya.

Baca juga:  Aliansi Organisasi Daerah Kaltim Minta Jokowi Revisi Draf RUU IKN

Selain memastikan protokol kesehatan berlaku maksimal, pihaknya juga memastikan pengelola objek wisata di Berau, seperti hotel dan resort mengantongi sertifikat CHSE. Begitu juga dengan homestay di Pulau Maratua, sudah berstandar minimal Asia.

Selain itu, Masrani juga mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan konsep jalur wisata dengan rute tertentu. Rute itu akan memangkas waktu tempuh dan biaya wisatawan yang ingin mengunjungi objek wisata di Berau. 

“Kami ingin image mahal ketika berwisata ke Berau hilang,” kata Masrani saat menerima rombongan wartawan dalam kegiatan Capacity Building dan Temu Wartawan Ekonomi dan Bisnis Kaltim 2021 di Pulau Maratua, Sabtu (6/7/2021).

Baca juga:  Pendaftaran Beasiswa Kaltim Tuntas Segera Dibuka, Berikut Jadwalnya

Masrani memberikan gambaran. Jika sebelumnya wisatawan yang ingin berkunjung ke Merabu dari Tanjung Redeb perlu waktu 5-7 jam. Kemudian ke Berau Selatan butuh waktu 7 jam lewat darat. 

Dengan speedboat, dari Maratua menuju Pulau Derawan dan beberapa pulau di sekitarnya kini bisa ditempuh dalam waktu 40 menit. Sedangkan ke daerah selatan cukup ditempuh dalam waktu 2,5 jam. 

Wisatawan, sebut Masrani, sudah bisa melihat spot whale shark, Labuan Cermin, Manimbora, dan Kaniungan. 

Selain itu, wisatawan yang ingin berkunjung ke Berau kini juga bisa menggunakan pesawat Susi Air dari Samarinda ke Maratua. Harga tiketnya Rp 460-500 ribu. 

Baca juga:  Serapan APBD Kaltim Rendah, Isran-Hadi Disemprot Legislator Karang Paci

Penerbangan menggunakan Susi Air itu merupakan penerbangan reguler yang disubsidi pemerintah. Penerbangannya tiga kali seminggu untuk semua wisatawan. 

Adapun untuk pemesanan tiket belum tersedia di aplikasi, masih harus memesan langsung di Bandara APT Pranoto Samarinda maupun di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

Baca juga:  Resmi Daftar ke KPU Berau, KIPP Terima Aduan Terkait Pelanggaran Pilkada 2020

“Kami berharap dengan kemudahan transportasi ini membuat wisatawan semakin tertarik untuk berlibur ke objek-objek wisata di Berau,” tuturnya. 

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close