Bontang

Bontang Batal Dapat Jatah Vaksin Tahap Pertama

Kaltimtoday.co, Bontang – Kementerian Kesehatan mencoret Kota Bontang dari daftar penerima vaksin Covid-19 di tahap pertama pada Januari 2021 ini. Pasalnya di tahap pertama ini, Provinsi Kaltim membagi vaksinnya hanya untuk Samarinda dan Kukar.

Salah satu Tim Gugus Tugas Covid-19, Adi Permana yang juga Kasi Surveilans Dinas Kesehatan Bontang mengatakan, dalam Surat Edaran Kemenkes, Bontang batal mendapat jatah vaksin Covid-19.

Baca juga:  Hanya Samarinda dan Kukar Dapat Jatah Vaksin Covid-19 Sinovac Tahap Pertama, Berikut Penjelasan Dinkes Kaltim

“Ternyata kami mundur, yang tadinya Kaltim dapat semua 10 kabupaten kotanya, tapi diperbaharui yang dapat hanya Samarinda dan Kukar,” terang Adi Permana saat diwawancarai usai Rakor Satgas Gugus Covid-19, Senin (11/1/2021).

Dikatakan Adi, keputusan itu dibuat oleh pusat, bukan daerah. Tiba-tiba alokasinya diubah menjadi dua daerah itu. Dia menerka kemungkinan karena Samarinda menempati urutan pertama kasus tertinggi Covid-19 di Kaltim dan Kukar urutan ketiga.

“Pertimbangannya yang memutuskan bukan provinsi, tapi dari pusat,” ujarnya.

Undangan, lanjut dia, sudah sampai ke para tenaga kesehatan (nakes) di Bontang. Termasuk dirinya yang sudah mendapat undangan vaksin. Namun ternyata ditunda karena alokasi logistik yang belum ada.

“Harusnya kami sudah ambil vaksin, tapi karena kebijakan berubah dan memang dalam kondisi seperti ini banyak kebijakan yang tidak konsisten, sebentar berubah lagi, memang banyak yang belum bisa dipastikan,” bebernya.

Baca juga:  Sriwijaya Air Hilang Kontak, Berikut Deretan Kecelakaan Pesawat di Indonesia yang Hilangkan Ratusan Nyawa

Jumlah vaksin, disebutkan Adi, untuk satu orang berlaku dua dosis vaksin.

Sebelumnya, Bontang bakal mendapat jatah 1.600 vaksin Covid-19 Sinovac yang diperuntukkan 800 tenaga kesehatan di Bontang. Namun, batal diberikan pada tahap pertama Januari ini dan kemungkinan mendapat jatah di tahap selanjutnya, yakni bulan April.

[RIR | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close