Kukar

Bupati Kukar, Edi Damansyah: Sektor Pertanian Mulai Dilirik Generasi Milineal

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah mengungkapkan, cukup bergembira dengan munculnya sejumlah petani milenial dengan berbagai komoditi unggulan. Diantarannya ada generasi muda yang mengembangkan komoditi jahe di Desa Jonggon dan Margahayu, Kecamatan Loa Kulu.

Pergerakan petani milenial ini salah satu pertanda bahwa sektor pertanian di Kukar menjadi unggulan. Jika berkelanjutan maka kedepan mengalami kemajuan karena generasi muda sudah mulai berminat dan masuk. Bahkan dibeberapa wilayah sudah berhasil mengembangkan komoditi unggulannya.

Baca juga:  Bantuan Alsintan Bagi Petani Dapat Majukan Pertanian

“Saya harap petani milenial yang sudah berhasil agar menyampaikan kabar baik ini kepada generasi muda yang lain. Dan harus merubah pola pikirnya tentang pertanian,” kata Daman sapaan Edi Damansyah saat ditemui di kegiatan panen raya jagung nusantara, Kelurahan Loa Ipuh pada Rabu (29/9/2021).

Kenapa midsetnya dirubah ucap Daman, sektor pertanian saat ini identik dengan manajemen dan teknologi dalam mengembangkannya. Manajemen bisa berhasil ketika generasi muda yang mengendalikannya, tentu mereka harus mengambil peran tersebut.

“Tidak ada lagi petani identik dengan basah-basahan atau lumpur-lumpuran, itu eranya sudah lewat. Sekarang ya mengunakan teknologi,” tutur orang nomor satu di Kukar ini.

Baca juga:  Sosialisasi Secara Daring Tidak Maksimal, Komisioner KPU Kukar Optimalisasi Lewat APK dan BK

Ditambahkan Daman, bidang pertanian ini merupakan sektor andalan, selama ini yang menjadi kendala dilapangan terkait sumber daya petani yang kebanyakan dilakukan oleh orang tua, mereka belum sepenuhnya menguasai teknologi informasi. Dengan terbangunnya petani milenial yang sudah beraktivitas, kedepan menjadi bagian penguatan kembali pembangunan sektor pertanian andalan.

Baca juga:  Hari Pertama PPKM Mikro Diperketat, Ketua DPRD Kukar Pantau Langsung Pos Penjagaan

Setiap permasalahan terjadi, pihaknya terus mengupayakan mencari solusi terbaik. Bahkan, Daman meminta agar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan rajin turun ke lapangan guna mengetahui kendala apa yang sedang dihadapi para petani.

“Seperti petani komoditi jahe di Jonggon, masalah yang dihadapi saat ini adalah pasarnya. Jaringan ini akan kami cari dan bangunkan, kami akan segera mastikan komoditi yang didorong, bagaimana konsep budidaya dan pasarnya sudah tersedia,” pungkasnya.

[SUP | NON | ADV DISKOMINFO KUKAR]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker