Kukar

Bursa Calon Ketua Demokrat Kukar Menghangat, Tiga Nama Mulai Mengerucut

Supri Yadha — Kaltim Today 22 Mei 2026 17:57
Bursa Calon Ketua Demokrat Kukar Menghangat, Tiga Nama Mulai Mengerucut
Flyer kandidat calon Ketua DPC Demokrat Kukar. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Sejumlah nama mulai bermunculan dalam bursa calon Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Proses penjaringan kandidat pun telah dibuka sejak Mei dan akan berlangsung hingga Juni 2026 mendatang.

Ketua Penjaringan DPC Demokrat Kukar, Kupik Suprianto mengatakan, proses penjaringan tidak hanya diperuntukkan bagi kader internal partai, tetapi juga terbuka bagi tokoh eksternal yang ingin bergabung dan berjuang bersama Partai Demokrat.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi partai setelah beberapa kali mengikuti pemilihan umum namun belum mampu mengantarkan kader terbaik meraih kursi di DPRD Kukar.

“Sebenarnya persyaratan umum tidak ada, cuma kami memfokuskan bahwa yang maju itu mempunyai kriteria khusus, salah satunya mungkin punya integritas dan tokoh. Karena itu penting juga untuk mengangkat nama Partai Demokrat,” kata Kupik, Jumat (22/5/2026).

Ia menyebut, saat ini sudah ada lima hingga enam orang yang mendaftarkan diri dalam penjaringan calon ketua. Dari jumlah tersebut, mengerucut menjadi tiga nama yang dinilai serius melanjutkan ke tahap berikutnya.

Ketiga nama tersebut yakni Amirullah dari Samarinda, serta dua kandidat asal Kukar, Dedi Sudarya dan Loies Subowo Saminanto.

Untuk dapat maju sebagai calon Ketua DPC Demokrat Kukar, para kandidat diwajibkan mengantongi dukungan minimal 20 persen dari Pengurus Anak Cabang (PAC). Dengan jumlah 20 PAC di Kukar, maka calon harus memperoleh sedikitnya empat dukungan PAC.

“Tiga orang itu yang memang serius untuk terus masuk ke tahap berikutnya, dan juga sudah mendapat dukungan dari PAC untuk memenuhi syarat khusus sebagai calon ketua,” imbuhnya.

Kupik menambahkan, pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Demokrat Kukar direncanakan berlangsung pada 17 Juni 2026. Namun, jadwal tersebut masih bersifat tentatif karena menunggu keputusan dan agenda dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Diperkirakan bulan Juni sekitar tanggal 17. Itu masih tentatif karena menunggu jadwal juga dari DPP,” tandasnya.

[RWT] 



Berita Lainnya