Mahulu

Data Penerima Vaksin Rendah, Juru Bicara Satgas Covid-19 Mahulu: Terkendala Blank Spot

Kaltimtoday.co, Mahulu – Data penerima vaksin di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terlihat sangat rendah. Namun, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Mahulu, drg Agustinus Teguh Santoso memastikan bahwa capaian vaksinasi di Mahulu sudah tinggi.

Pendataan penerima vaksin tersebut diketahui terkendala akibat adanya titik kosong (blank spot) atau belum adanya sinyal telekomunikasi pada sejumlah kawasan di Mahulu.

Baca juga:  Rawan Terpapar, Berikut Gejala Omicron pada Lansia yang Wajib Kamu Ketahui

“Sebenarnya capaian vaksinasi Covid-19 pada semua kelompok di Mahulu sudah tinggi, tapi memang kendala sinyal yang tidak ada, kadang lemah, jadi kami sulit mengirim data,” ujarnya, seperti dilansir dari Suara.com –jaringan Kaltimtoday.co, Kamis (10/1/2022).

Drg Agustinus mengungkapkan, data tersebut harus dikirim melalui aplikasi Primary Care per hari. Namun, data tersebut tidak akan masuk ke ibu kota kabupaten, Ujoh Bilang jika di masing-masing kecamatan mengalami gangguan sinyal.

Dia menjelaskan, data yang terkumpul di kabupaten setiap hari hanya merupakan data dari kecamatan yang bisa memasukkan ke aplikasi saja. Kemudian, data yang terkumpul di kabupaten langsung dilanjutkan ke tingkat provinsi.

“Di Kecamatan Long Apari misalnya, sinyal di sana sangat lemah, kadang ada, kadang juga tidak ada, jadi petugas di sana menunggu sinyal ada, baru bisa mengirim data ke kabupaten, sehingga tidak setiap hari data bisa dikirim,” katanya.

Baca juga:  Gerindra Pastikan Prabowo Maju Sebagai Capres di Pilpres 2024

Oleh sebab itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan TNI dan Polri setempat untuk mengupayakan pengiriman data capaian vaksinasi. Baik bantuan pengiriman data luring, maupun kombinasi luring dan daring.

Dia menjelaskan, hal itu berkaitan ketika di titik tertentu ada sinyal, kemudian dikirim ke kabupaten. Mengingat kondisi geografis di Mahulu yang sulit dijangkau.  

Kemudian, untuk capaian vaksinasi kelompok remaja, per 7 Februari berdasarkan data Provinsi Kaltim, capaian tingkat provinsi pada dosis 1 sebesar 89,92 persen, dosis 2 tercapai 75,13 persen.

Sementara capaian di Kabupaten Mahulu, masih berdasarkan data di Provinsi Kaltim, untuk kelompok remaja capaian di Mahulu lebih rendah, yakni tercatat 63,53 persen di dosis 1 dan tercatat 54,95 persen di dosis 2.

“Padahal berdasarkan data manual kami, dari target vaksinasi kelompok remaja sebanyak 3.518 sasaran, capaian vaksinasi dosis 1 sudah 96 persen atau 3.383 remaja yang tervaksin, kemudian dosis 2 sebesar 78 persen atau sebanyak 2.786 remaja. Berarti capaian di Mahulu sudah lebih tinggi dari rata-rata provinsi,” bebernya.

Baca juga:  Mengurai Benang Kusut Harga Minyak Goreng

Kemudian untuk vaksinasi kelompok anak-anak berdasarkan data di Provinsi Kaltim, capaian di Mahulu baru 47,61 persen di dosis 1 dan 19,73 persen di dosis 2. Untuk rata-rata provinsi di dosis 1 tercapai 56,66 persen dan dosis 2 tercapai 12,99 persen.

“Sementara data saya masih di tanggal 7 Februari, dari target sebanyak 3.117 anak-anak, jumlah yang divaksin dosis 1 sudah sebanyak 2.977 anak atau tercapai 96 persen, kemudian dosis 2 sudah tervaksin 738 anak atau 24 persen, sehingga sudah di atas rata-rata provinsi,” tandasnya.

[RWT | SR] 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker