Nasional

Dikritik Publik karena Pilih Jadi Wantimpres Era Prabowo, Rocky Gerung: Mantan Masih Mantau   

Network — Kaltim Today 09 Oktober 2026 04:56
Dikritik Publik karena Pilih Jadi Wantimpres Era Prabowo, Rocky Gerung: Mantan Masih Mantau   
Rocky Gerung. (Beritasatu.com)

Kaltimtoday.co - Pengamat politik sekaligus akademisi, Rocky Gerung, akhirnya merespons derasnya gelombang kritik publik yang diarahkan kepadanya usai keputusannya bergabung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Selama ini dikenal sebagai figur publik yang sangat vokal melayangkan kritik tajam terhadap pemerintah, khususnya pada era kepemimpinan Presiden Jokowi, langkah Rocky merapat ke lingkaran Istana di bawah pemerintahan Presiden Prabowo sontak menuai sorotan luas dan kekecewaan dari sebagian warganet serta pendukungnya.

Menanggapi berbagai sindiran dan kritik pedas tersebut, Rocky menanggapinya dengan santai. Menurutnya, dinamika dan kontroversi merupakan hal yang lumrah terjadi dalam dunia politik.

"Siapa yang nyindir gue? Biasa itu kontroversi memang ada," ujar Rocky kepada awak media seusai mengikuti rapat pleno Wantimpres di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Saat disinggung mengenai barisan pendukung setianya yang merasa kecewa atas keputusan politik tersebut, Rocky kembali memberikan jawaban singkat yang khas.

"Itu artinya mantan, tetapi masih mantau," tutur Rocky.

Dalam kesempatan yang sama, Rocky mengungkapkan bahwa dalam rapat pleno perdana tersebut, jajaran Wantimpres membahas pembagian kerja serta memastikan agar berbagai isu krusial yang berkembang di tengah masyarakat menjadi fokus utama dalam menyusun saran dan pertimbangan kepada presiden.

Ia juga menegaskan bahwa para anggota Wantimpres tetap memiliki kebebasan dan hak penuh untuk berbicara di ruang publik, utamanya dalam kapasitas mereka sebagai akademisi maupun pengamat.

"(Rapat membahas) pembagian kerja dan memastikan bahwa isu publik adalah konsumsi Wantimpres, tetapi boleh bicara sebagai akademisi, saya boleh kasih kuliah segala macam, juga teman-teman kan banyak akademisi tuh," terangnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik ketua dan jajaran anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (2/10/2026) lalu. Terdapat 26 tokoh dari berbagai latar belakang yang mengisi struktur Wantimpres Prabowo, termasuk kehadiran Rocky Gerung.

Sejak hari pertama dilantik, Rocky sempat menyatakan bahwa keberadaan Wantimpres justru dirancang untuk menjalankan fungsi yang bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah. Ia menekankan bahwa bersikap kritis memiliki esensi yang berbeda dengan sekadar melontarkan kritik kosong, lantaran setiap kebijakan publik pasti melahirkan persepsi yang beragam di masyarakat.

"Kenapa harus kritis? Karena pasti ada persepsi negatif, ada persepsi positif. Dua-duanya persepsi. Kan itu tugas dewan," ujar Rocky. 

Dia menambahkan bahwa, tugas utama Wantimpres adalah memproses ingatan, menimbang, hingga memberikan pertimbangan komprehensif kepada presiden, kendati keputusan eksekusi akhir tetap berada di tangan kepala negara.

[RWT] 



Berita Lainnya