Samarinda
Disdik Samarinda Sukses Gelar Lokakarya Guru Penggerak Angkatan Dua
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda telah sukses menyelenggarakan Lokakarya Pendidikan Guru Penggerak Angkatan Dua pada 7 April 2021 silam. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Mercure Samarinda, dengan diikuti kurang lebih 30 orang guru yang berasal dari jenjang SD, SMP/MA se-Kaltim.
Kepala Disdik Samarinda melalui Kasi Sekolah Dasar (SD) Disdik Samarinda, Iswardati mengatakan, pelaksanaan Lokakarya Guru Penggerak bertujuan untuk mempersiapkan guru-guru demi mengikuti program sekolah penggerak di masing-masing sekolah.
"Karena ini akan dilaksanakan setiap bulan. Kemarin tahap pertama khusus untuk guru penggerak, nanti ke depan untuk Kepala Sekolah (Kepsek) juga ada," terangnya Senin (19/4/2021).
Sebelumnya, guru-guru harus melalui tahap seleksi terlebih dahulu sebelum mengikuti program guru penggerak. Terlebih tahap seleksinya berlangsung secara ketat yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah pusat.
Baca Juga: Sentil Proyek Teras Samarinda hingga Pasar Pagi, PDIP Dorong Pemkot Gunakan Konsep TrisaktiView this post on InstagramBaca Juga: Terlalu Lama Diisi Plt, Pengamat Unmul Sebut Kinerja Birokrasi Pemprov Kaltim Berisiko Menurun
"Guru yang lolos sebelumnya telah mengikuti seleksi, mereka harus menulis pengalaman, kemudian guru pendampingnya juga harus punya pengalaman pendampingan. Seleksinya ketat dari pusat langsung via online," paparnya.
"Lokakarya kemarin untuk persiapan selama sembilan bulan mengikuti kegiatan guru penggerak," imbuhnya.
Lalu di dalam kegiatan lokakarya itu, guru-guru pun telah mengikuti pelatihan via online, seperti contohnya bagaimana guru bisa melakukan pembejalaran sesuai dengan program merdeka belajar.
"Harapannya mereka juga bisa memberikan dampak baik, minimal di sekolah mereka dulu," pintanya.
Iswardati menambahkan, kegiatan lokakarya nantinya akan diadakan setiap bulan. Terkhusus untuk kegiatan lokakarya pertama, dia berharap agar para perserta lokakarya siap untuk mengikuti program guru penggerak.
"Paling tidak harus ada dukungan dari Kepsek, pengawas, kemudian dari keluarganya," harapnya.
[REF | RWT | ADV DISDIK SAMARINDA]
Related Posts
- Irit Bicara dan Hindari Wawancara ke Media, TAGUPP: Rakyat Butuh Informasi Langsung dari Gubernur Rudy Mas'ud
- Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BMKG: Dipicu Aktivitas Sesar Palolo dan Tak Berpotensi Tsunami
- Perempuan Terluka akibat Tembakan Senapan Angin, Polisi Tangkap Pelaku di Tenggarong
- LPM Cakrawala Gelar Seminar Dasar Jurnalistik, Bekali Peserta Kemampuan Menulis dan Fotografi
- Orang Utan di Negeri Tambang dan Sawit, Sebuah Upaya Penyelamatan Terpadu di Lanskap Keraitan









