Advertorial
Dispar Kaltim Dorong Kreativitas Pelaku Kriya, Gabungkan Tradisi dengan Sentuhan Modern
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) mengajak pelaku kriya untuk meningkatkan adaptabilitas mereka, memadukan tradisi dengan sentuhan modern yang sesuai selera generasi muda, khususnya generasi Z.
Awang Khalik, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kaltim, menekankan pentingnya adaptasi di era modern. Dengan berinovasi, produk kriya bisa tetap relevan dan mendapat tempat di hati konsumen muda.
"Harus lebih adaptif, karena konsumen itu butuh sesuatu yang baru," kata Awang.
Menurutnya, jika produk kriya diolah secara kekinian, pelaku kriya bisa mendapatkan pangsa pasar anak muda, terutama generasi Z. Hal tersebut juga memperluas pasar dan meningkatkan penjualan kedepannya.
"Mereka harus kreatif dalam membuat produk kriya. Bisa dengan menggabungkan unsur tradisional dengan hal-hal yang dekat dengan generasi Z," tuturnya.
Dalam upaya memfasilitasi pertumbuhan dan adaptasi pelaku kriya, Dispar Kaltim telah memberikan pendampingan berkala. Program pendampingan ini meliputi pembekalan soal digital marketing, branding, hingga optimasi kemasan produk.
"Pendampingan banyak bentuknya, kita memberikan pembekalan soal digital marketing, penjabaran soal branding, hingga ke kemasan produk. Yang paling sering memang pembekalan kemasan produk," imbuhnya pada Kamis (19/10/2023).
Kendati demikian, Awang berharap seluruh pelaku ekonomi kreatif yang ada di Kaltim, bisa terus konsisten dan berprogres sesuai dengan bidangnya masing-masing. Ia berjanji, untuk menyediakan wadah pelaku ekraf dalam meningkatkan potensi mereka di berbagai subsektor yang ada.
"Harapannya, mereka bisa terus memunculkan ide-ide yang cemerlang, hingga menciptakan kreativitas dan inovasi pada produknya masing-masing. Sehingga, ekonomi kreatif di Kaltim bisa terus berkembang kedepannya," tutup Awang.
[RWT | ADV DISPAR KALTIM]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Deforestasi Berau Tertinggi di Indonesia, Gamalis Sentil Perusahaan yang Hanya Ambil Hasil Hutan
- Misran Toni Bebas, LBH Samarinda Sebut Pembunuh Russel di Muara Kate Masih Berkeliaran
- Hadiri Fatmawati Trophy 2026, Ananda Emira Moeis Puji Kekayaan Ragam Batik Kaltim
- Terlalu Lama Diisi Plt, Pengamat Unmul Sebut Kinerja Birokrasi Pemprov Kaltim Berisiko Menurun
- Respons Rekomendasi Penutupan Imbas Kasus Kekerasan Seksual, Plt Pimpinan Ponpes: Kami Menerima Saja









