Balikpapan

DPRD Balikpapan Kecewa Sekolah Ngotot Belajar Tatap Muka

Kaltimtoday.co, Balikpapan – Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa mengaku kecewa dengan sekolah yang tetap menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di tengah pandemi Covid-19. Hal itu selain bertentangan dengan aturan, juga membahayakan keselamatan siswa, guru, dan seluruh pihak di sekolah.

“Kami akan panggil Disdikbud Balikapapn secepatnya untuk menjelaskan pembiaran belajar tatap muka saat masih pandemi,” tegas Muhammad Taqwa, Selasa (27/10/2020).

Dia menyampaikan, Disdikbud Balikpapan bertanggungjawab penuh untuk memastikan sekolah mengikuti keputusan yang sudah diambil Satgas Covid-19 yang melarang pembelajaran tatap muka demi mencegah penularan masif.

Baca juga:  DPRD Balikpapan Desak Pemkot Transparan Soal Anggaran Penanganan Covid-19

“Saya juga mohon pemerintah bisa memberikan edukasi langsung bagi penyelenggara pendidikan untuk memperhatikan protokol kesehatan dan sekali lagi kami tidak setuju diadakan pelajaran tatap muka langsung,” kata dia.

Dia meminta kepada pengelola sekolah bersabar menunggu izin operasional dari pemerintah untuk membuka kegiatan belajar secara tatap muka. Pasalnya, sesuai petunjuk teknis dari pemerintah pusat, kegiatan sekolah merupakan sektor terakhir yang akan dibuka dalam masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Mengingat anak-anak tergolong rentan terhadap penyebaran virus Corona meski sudah mengikuti aturan protokol kesehatan.

“Setahu saya harus zona kuning atau hijau dulu baru boleh buka sekolah. Memang kasus saat ini mulai melandai. Tapi itu masih melihat perkembangan terakhir dulu,” ujarnya.

Baca juga:  DPRD Balikpapan Janji Tambah Anggaran untuk Tingkatkan Swab Massal

Untuk saat ini, lanjutnya, dari informasi Satgas Covid-19 Balikpapan masih berada di zona orange. Meski pihak pemerintah memberikan pelonggaran (relaksasi) pada sejumlah kegiatan ekonomi seperti bioskop dan arena bermain.

“Jadi sampai sekarang tidak ada pembelajaran tatap muka. Sudah jelas itu dan harus dipatuhi,” pungkasnya.

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker