Advertorial
Empat Desainer Lokal Adu Kreatifitas Lewat Ajang Fatmawati Trophy, PDIP Komitmen Bina hingga ke Tingkat Nasional
Kaltimtoday.co, Samarinda - Fatmawati Trophy, kompetisi desain kebaya dan kerudung batik daerah masih berlanjut. Setelah babak penyisihan, empat desainer terbaik dari berbagai daerah Kaltim tengah disiapkan menuju kompetisi tingkat nasional.
Tak sekadar mencari juara, PDIP Kaltim ingin melahirkan desainer lokal yang mampu mengangkat batik daerah hingga dikenal di tingkat nasional bahkan internasional.
Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Kesehatan, Perempuan dan Anak DPD PDIP Kaltim, Yonavia menyampaikan bahwa ajang Fatmawati Trophy ini bertujuan untuk menyaring potensi desainer lokal terbaik, dalam memperkenalkan batik khas daerah masing-masing.
"Peserta sudah mengerucut, jadi tinggal empat daerah yang sedang mempresentasikan hasil karyanya. Ada dari Kabupaten Kutai Barat, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Timur, dan Kaltara," ungkap Yonavia pada Rabu (8/6/2026).
Yonavia melihat antusias peserta sangat luar biasa. Bagaimana mereka membuat desain kebaya dan kerudung menggunakan batik khas daerah masing-masing, dengan model dan variasi yang beragam.
Masing-masing peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan karyanya di depan dewan juri, dan menyajikan desain mereka layak untuk bersaing di tingkat nasional.
"Jadi nanti dipilih satu perwakilan untuk mewakili Kalimantan Timur, lomba di tingkat nasional," tegasnya.
Bagi peserta yang terpilih, PDIP komitmen untuk melakukan pembinaan, serta memfasilitasi peserta untuk berangkat ke tingkat nasional. Fatmawati Trophy ini juga direncanakan secara berkelanjutan, guna menyaring desainer terbaik di 10 kabupaten/kota nantinya.
"Kami maunya kegiatan ini bukan hanya sekarang, tapi terus-menerus. Kita ingin menyaring desainer-desainer kita untuk dibawa ke tingkat pusat, bahkan kalau bisa sampai ke tingkat internasional," tutupnya.
Sebagai informasi, berikut daftar pemenang kompetisi desain kebaya dan kerudung Fatmawati Trophy 2026 :
- Juara I: Friska Novina (Kutai Barat, Kalimantan Timur) – Nilai 7.985
- Juara II: Yusinudya Rohman (Kutai Timur, Kalimantan Timur) – Nilai 7.555
- Juara III: Achmad Riyanto (Kalimantan Utara) – Nilai 6.690
- Juara IV: Rahmad Hidayat (Samarinda, Kalimantan Timur) – Nilai 4.405
[RWT | ADV]
Related Posts
- Asap Insinerator Samarinda: Solusi Sampah yang Masih Tersendat di Lapangan
- Kolam Terapi Ikan di Bekas Tambang Batu Bara: Nyaman untuk Kaki, Berbahaya jika Diminum
- Perkuat Internal dan Persiapkan Muslub, Rapim GEPAK Kuning di Balikpapan Tunjuk Hidayat Jadi Plt Ketua
- Sambut HUT ke-81 RI, Komunitas Berau Divers Kibarkan Merah Putih dan Transplantasi Karang di Pulau Maratua
- Ruang Rapat Diskominfo Dibakar: Kerugian Capai Rp 2 Miliar, Pelaku Bullying Terancam Dipecat








