Nasional

Fakta-Fakta Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182, Sempat Delay 30 Menit

Kaltimtoday.co – Sabtu sekitar pukul 14.40, pesawat Sriwijaya Air tipe Boeing 737-500 dengan nomor penerbangan SJ182 dikabarkan hilang kontak. Kementerian Perhubungan dan Sriwijaya Air pun masih melakukan investigasi terkait hilangnya pesawat rute Jakarta-Pontianak tersebut.

Berikut adalah fakta-fakta jatuhnya pesawat Sriwijaya Air yang Kaltimtoday.co rangkum dari berbagai sumber:

1. Diduga Jatuh di Kepulauan Seribu

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 dikabarkan jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Laut Jawa.

Baca juga:  5 Tips Atasi Permasalahan Saat Registrasi Akun LTMPT 2021

Berdasarkan keterangan dari Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, ada pesawat jatuh dan meledak di sekitar Pulau Laki pada pukul 14.30.

Informasi tersebut didapat Pemkab Kepulauan Seribu dari nelayan Pulau Lancang yang mendengar suara petir di sekitar lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air. Saat itu, lokasi jatuhnya pesawat sedang diguyur hujan deras.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI Bambang Suryo Aji mengatakan, pencarian dan pendalaman akan dilakukan di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki. Kedalaman lokasi tersebut antara 20-23 meter.

2. Jejak Penerbangan Pesawat Sriwijaya Air Sebelum Hilang Kontak

Jejak Flight Radar Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak. (Sumber: Flightradar24.com)

Jejak penerbangan Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor registrasi PK-CLC tersebut dikabarkan terakhir kali terekam di laut utara Pulau Jawa.

Terpantau lewat situs FlightRadar24, pesawat itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.36 WIB.

Saat ini, status penerbangan di situs FlightRadar34 tertulis ‘Unknown’. Tidak ada keterangan soal waktu mendarat.

Baca juga:  Kesadaran Bayar Pajak Tinggi, Pendapatan Kaltim Surplus Rp 2 Triliun

Dari jalur yang ditampilkan, pesawat tersebut terbang ke arah barat, lalu ke utara. Terpantau, pesawat terakhir berada di atas Laut Jawa, tepatnya di sisi utara Pulau Jawa.

Dalam jumpa pers Sabtu malam di Bandara Soekarno Hatta, Banten, juru bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati menyebut pesawat sempat terbang ke arah yang tidak sesuai koordinat.

Berikut adalah kronologi singkat dalam penjelasan Adita:

  • Pkl 14.36 pesawat take off
  • Pkl 14.37 pesawat melewati 1.700 kaki dan berkontak dengan Jakarta Approach
  • Pkl 14.40 Jakarta Approach melihat pesawat terbang ke arah tidak sesuai koordinat. ATC menanyakan pada pilot, tapi tak sampai hitungan detik pesawat menghilang dari layar

3. Puing-Puing Pesawat Sriwijaya Air Ditemukan

Petugas dan warga menemukan kabel dan serpihan diduga milik pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak di perairan Pulau Laki Kepulauan Seribu. Puing-puing itu telah dievakuasi.

Petugas Basarnas mengangkat benda yang diduga serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di perairan Pulau Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta, Minggu (10/1/2021) dini hari. (Foto:Akbar Nugroho Gumay/Antara)
Sumber: Basarnas

“Warga menemukan bagian kabel, saat ini sudah dievakuasi,” kata Wakil Ketua Dewan Kabupaten Seribu Jefri saat dimintai konfirmasi di Jakarta, Sabtu (9/1/2021) seperti dilansir Antara.

Puing tersebut ditemukan pada hari ini. Jefri mengatakan petugas gabungan dibantu sejumlah warga menyisir lokasi pesawat yang hilang kontak di sekitar Pulau Laki.

4. Terdapat 62 Orang di Dalam Pesawat

Distrik Manager Sriwijaya Air Grup Pontianak, Faisal Rahman saat konferensi Pers menyampaikan, dari data manifest pesawat, terdapat 62 orang yang berada di pesawat tersebut.

Pesawat yang diterbangkan oleh Capt Afwan dan Kopilot Diego M tersebut membawa 56 penumpang, terdiri dari 46 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi.

Daftar penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang beredar.

5. Sempat Delay 30 Menit

Pesawat yang diduga jatuh di Kepulauan Seribu tersebut diketahui sempat delay selama 30 menit sebelum lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Irwin Jauwena membenarkan penerbangan pesawat tujuan Pontianak itu sempat tertunda. Menurut dia, hal tersebut disebabkan karena cuaca buruk yang tak memungkinkan pesawat tersebut lepas landas.

Baca juga:  Kasus Positif Covid-19 Kaltim Meroket, Isran Noor Buka Opsi Terapkan PSBB

“Jadi tadi delay akibat hujan deras. Makanya ada delay 30 menit saat boarding,” kata Jefferson dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (9/1/2021).

Jefferson pun menegaskan, delay itu terjadi bukan karena ada masalah pada kondisi pesawat.

“Kalau kondisi pesawat dalam keadaan sehat. Sebelumnya pulang pergi ke pontianak, harusnya tidak ada masalah. Semuanya lancar,” kata dia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak setelah empat menit lepas landas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang. Budi memaparkan, Sriwijaya Air SJ 182 lepas landas pukul 14.36 WIB dan dinyatakan hilang kontak pada Sabtu 9/1/2021 pukul 14.40 WIB.

[RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close