Samarinda

Gencar Relokasi TPS dari Jalan Protokol, DLH Samarinda Minta Warga Mulai Patuhi Jam Buang Sampah

Kaltimtoday.co, Samarinda – Demi menjaga estetika wajah kota, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda makin gencar untuk melakukan relokasi tempat pembuangan sampah (TPS). Khususnya untuk TPS di jalan-jalan protokol. Jika terus menaruh TPS di jalan protokol, khawatir akan mengganggu keindahan dan kerapian Kota Tepian.

Ratusan TPS sudah berhasil direlokasi. Lokasi yang layak juga jadi penentu. Mayoritas TPS akhirnya digabung atau dipindahkan ke jalan penghubung agar lebih maksimal.

Baca juga:  Bukan Hanya Banjir, Samarinda Juga Rawan Longsor

Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani menyampaikan bahwa relokasi TPS juga membutuhkan anggaran. Pemindahan lokasi TPS harus dibarengi dengan persiapan matang. Bicara soal anggaran, memang ada beberapa penyesuaian.

Hingga saat ini, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan. Misalnya, masih ditemukan sejumlah warga yang membuang sampah di TPS lama yang belum dibongkar.

Kemudian, masalah klasik yakni warga yang masih tak mematuhi pembuangan sampah sesuai waktu yakni pukul 18.00 hingga 06.00 Wita. Termasuk tak membuang sampah ke dalam TPS. Justru sekadar menaruhnya di luar TPS.

Baca juga:  LO Ketiga Paslon di Samarinda Sudah Setujui Desain Surat Suara

Akibatnya, sampah bakal berserakan kemana-mana. Untuk mencegah itu, harus adaa penjagaan antara camat, lurah, dan tentunya DLH Samarinda sendiri.

“Staf sudah ada yang turun ke lapangan untuk memantau di titik mana saja warga masih buang sampah tidak pada tempatnya,” ungkap perempuan yang akrab disapa Yama itu.

Baca juga:  Harga Tes PCR Terbaru di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dan Labkesda Kaltim Samarinda

Rencananya, pada 2022 mendatang akan ada sesuatu yang baru melalui Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Pro Bebaya). Yakni tiap RT memiliki kendaraan roda 2 untuk pengangkutan sampah. Hal tersebut dilakukan agar pembuangannya lebih tertata dan tertib.

“Kalau sudah dapat datanya, akan disampaikan juga kepada camat dan lurah terkait. Soal sampah ini memang harus dijaga bersama, sesuai arahan dari wali kota,” tandasnya.

[YMD | TOS | ADV DLH SAMARINDA]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close