Samarinda

Gowgos, Cara Baru Menikmati Amplang dengan Varian Balado dan Jagung Bakar

Kaltimtoday.co, Samarinda – Inovasi makanan ringan makin variatif. Di Kota Tepian, hadir amplang dengan penyajian berbeda. Namanya Gowgos. CEO Gowgos, Muhammad Rezky Buana Raja berbagi kisah kepada Kaltimtoday.co dan Dinas Perindustrian (Disperin) Samarinda mengenai perjalanan industri tersebut.

Baca juga:  DPRD Samarinda Dorong Pemkot Turunkan PPKM hingga Level 1

Gowgos dibentuk olehnya dengan 2 orang teman. Berawal dari sering berkumpul dan bertepatan dengan pandemi Covid-19 menerpa, akhirnya tercetus pikiran untuk mendirikan usaha makanan ringan daerah yang dibarengi dengan inovasi. 

“Supaya tetap bisa melestarikan camilan daerah. Sekaligus mengenalkan dan mengangkat nama camilan itu kembali,” ungkap Rezky, Jumat (29/10/2021). 

Baca juga:  Pembentukan Fraksi DPRD Samarinda Akan di Gelar Besok.

Semua terwujud sekitar 7 bulan lalu, tepatnya April 2021. Awalnya, penjualan dilakukan melalui informasi mulut ke mulut. Kemudian, memanfaatkan penjualan online. Bahkan Rezky juga sempat menawarkan Gowgos ke keluarganya yang ingin keluar kota atau keluar negeri untuk membawa serta Gowgos sebagai buah tangan. 

“Sementara ini, kami baru menghadirkan camilan amplang. Konsep ke depannya, nanti makanan ringan dari daerah lain juga ada. Varian berikutnya mungkin basreng, dorokdok. Kami kemas sesuai daerah tersebut. Jadi tidak dari Kaltim saja,” lanjut Rezky. 

Baca juga:  Diskominfo Kaltim Sowan ke Bupati Kutim

Rezky menyebut, ke depan dia ingin langsung menuju ekspor. Menurutnya, jika makanan ringan Gowgos sudah sampai keluar negeri, maka orang lokal akan penasaran untuk mencoba. Sehingga memasarkan secara lokal berpotensi akan jauh lebih mudah. 

“Kami lebih fokus cari pembeli dari luar. Kami juga mengikuti seminar, pemaparan bisnis secara internasional. Saya kemarin ada ikut webinar dan melihat investor Indonesia yang ada di Jepang buka retailer. Termasuk besar. Kemungkinan ke situ,” tambahnya. 

Baca juga:  Kondisi Waduk Benanga Semakin Memburuk, Normalisasi Mendesak

Saat ini, harga amplang yang dijual adalah Rp 15 ribu untuk berat kemasan 60 gram. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan menambah berat kemasan 100 gram. Amplang tersedia dalam 2 rasa, yakni jagung bakar dan balado. Beberapa minggu lalu, Rezky menginformasikan akan ada varian rasa baru. Yakni rumput laut, rendang, dan keju mozarella. 

Baca juga:  Matangkan Persiapan Asesmen Nasional, SMP Negeri 27 Samarinda Gelar Simulasi

“Letak keunggulan kami ada di nilai nasionalis yang tinggi. Dari kemasan saja orang bisa lihat kalau ini Indonesia banget. Ada cerita dan sejarah juga yang kami taruh di belakang kemasan. Kalau sudah ekspor, nanti akan ditambah bahasa asing lain seperti Inggris,” bebernya. 

Baca juga:  DLH Kaltim Gelar Soft Launching Aplikasi SPARKLING

Disperin Samarinda juga turut mendukung Gowgos meski baru saja dirintis. Rezky menyebut, pihaknya sudah pernah mendapat 1 kali pelatihan yakni dalam rangka sosialisasi temu usaha. 

“Harapannya, semoga usaha kami bisa diterima dan didukung pemerintah maupun masyarakat. Kami juga berpartisipasi untuk membuka lapangan pekerjaan baru,” harap Rezky. 

Baca juga:  Pemkot Samarinda Diminta Berinovasi Dongkrak Pendapatan Asli Daerah 

Jika berminat untuk menyantap Gowgos, bisa langsung mengontak nomor 081932411936, mengunjungi laman Instagram @gowgos.id, Shopee @gowgos.id, atau datang langsung ke rumah produksi di Jalan Sentosa Dalam 2A, Gang 12, Samarinda. 

[YMD | ADV DINAS PERINDUSTRIAN]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker