Bontang

Jumlah Pemberdayaan Perempuan Meningkat, Neni Apresiasi Pelatihan di LKP Aisyah

Kaltimtoday.co, Bontang – Angka pemberdayaan pemerintah di Kota Taman meningkat hingga berada di angka 1.500 an. Hal itu diapresiasi oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Karena salah satu upaya memberdayakan masyarakat khususnya perempuan ialah dari berbagai pelatihan, di antaranya pelatihan pendidikan kewirausahaan.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni yang menghadiri acara Penutupan Pelatihan Kewirausahaan di LKP Aisyah, Halal Square, Kamis (10/10/2019) mengatakan, sudah terdapat 1.500 perempuan yang mandiri. Mengingat terdapat data bahwa janda miskin di Bontang lebih banyak dibanding duda.
Oleh karena itu, setiap ilmu yang didapat dari Pelatihan Kewirausahaan di LKP Aisyah diharapkan bisa diimplementasikan di kehidupan sehari-hari. Minimal bisa untuk membantu diri sendiri agar tak mengeluarkan biaya jika ingin di-make up atau menjahit.

Baca juga:  Pengurus K2M Dilantik, Neni Minta Jaga Kondusifitas Bontang

“Saya mengucapkan terima kasih kepada LPK Aisyah yang telah membimbing anak-anak muda sehingga lebih berdaya, jadi mandiri, dan memiliki keterampilan,” kata Neni.

Dia melihat angka kemiskinan menurun, dan grade ekonomi meningkat, daya saing meningkat, sedangkan pengangguran menurun. Hal itu berarti di Bontang roda pemerintahannya sesuai dengan jalur. Meski demikian, Neni tak memungkiri masih ada kekurangan, tetapi namanya kesempurnaan bagaimana bisa diraih bersama-sama untuk membangun Bontang.

“Jangan pelit berbagi ilmu, dan jadilah bunda-bunda yang tangguh untuk melahirkan anak-anak yang tangguh demi melanjutkan pembangunan Bontang,” harapnya.

Wali Kota Bontang Neni Moernaeni saat menghadiri Pelatihan Pendidikan Kewirausahaan di PKL Aisyah, Kamis (10/10/2019)

Ketua LPK Aisyah mengucapkan, terima kasih kepada pemkot Bontang atas segala dukungan yang diberikan. Baik dukungan moril maupun materil. Menurutnya, cukup sulit untuk membuka mindset para peserta agar bisa hidup bermanfaat. Tetapi dengan pengalaman dirinya, Aisyah berharap bisa menginspirasi para pesertanya agar lebih mandiri dan berkompeten.

“Saya selalu sampaikan, berikan yang terbaik untuk orang, agar kembali yang baik-baik,” ujarnya.

Terdapat tiga program pelatihan yang dijalankan LKP Aisyah dari Pendidikan Kewirausaan (PKW) Kemenaker RI, Banprov BLK Provinsi, dan Pemagangan.

Baca juga:  Pengurus K2M Dilantik, Neni Minta Jaga Kondusifitas Bontang

“Program peningkatan SDM harus ditingkatkan agar pengangguran berkurang. Untuk kaum perempuan, saya support agar mereka lebih bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan kejuruan yang diberikan, untuk meningkatkan ekonomi peserta. Mengingat para peserta dibekali produk untuk jual jasa. Peserta BLK 15, PKW 25 orang, dan pemagangan 10 orang.

[RIR | RWT | ADV]

Facebook Comments

Tags

Related Articles

Back to top button
Close