Daerah
Kaltim Kejar Swasembada Pangan 100 Persen di Akhir 2026, Tambah 15 Ribu Hektare Sawah
Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan swasembada pangan mencapai 100 persen pada akhir 2026. Untuk mengejar target tersebut, Kaltim akan menambah sekitar 15 ribu hektare lahan sawah melalui revitalisasi lahan dan program cetak sawah baru.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyampaikan pihaknya sudah melakukan tiga kali rapat koordinasi terkait swasembada pangan. Saat ini, sudah mencapai enam puluh sekian persen, dan ditargetkan akhir tahun sudah mencapai target secara menyeluruh.
"Ini ternyata membutuhkan banyak effort, banyak usaha, karena keterkaitannya dengan Kementerian Pertanian. Tadi kita diskusikan agar seluruh kabupaten dan kota segera melakukan revitalisasi ataupun perhitungan ulang, kemudian hasilnya disampaikan kepada Dinas Tanaman Pangan Provinsi," beber Seno Aji pada Senin (06/07/2026).
Lebih lanjut, luas hektare sawah ada sekitar 31 ribu dari kebutuhan 46 ribu hektare. Cetak sawah tahun ini ada tambahan sekitar belasan ribu untuk memenuhi kebutuhan swasembada pangan.
"Paling tidak 15 ribu hektar sawah tambahan untuk tahun ini," jelasnya.
Disamping itu, empat daerah yang menjadi fokus untuk swasembada pangan yakni Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, dan Paser, termasuk untuk percetakan kebutuhan sawah baru nantinya.
Terlebih, saat ini Pemprov Kaltim juga masih memikirkan bagaimana lahan bekas tambang, bisa dipakai untuk sawah baru demi mendukung swasembada pangan. Tantangannya, kesuburan tanahnya rendah dan bersifat asam, pembenahan tanah (seperti pemberian kapur pertanian) dan pemupukan organik yang intensif wajib dilakukan agar padi bisa tumbuh subur.
"Itu memang belum ada. Tapi kita memang perlu memanfaatkan lahan bekas tambang. Karena sudah ada contohnya di Bakungan Kukar. Nah, ini akan kita gunakan sebagai model agar nantinya lahan-lahan bekas tambang bisa dimanfaatkan sebagai lahan sawah," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Memanfaatkan Kelimpahan SDA Kaltim untuk Membangun Ketahanan Pangan yang Tangguh
- Menjaga Tradisi, Perajin Mandau Asal Tenggarong Sukses Tembus Pasar Eropa dan Asia
- Anggota TAGUPP Kaltim Sudarno Laporkan Dugaan Intimidasi dan Fitnah ke Polda
- DPRD Berau Apresiasi Penerapan Bahasa Banua Jadi Muatan Lokal Tingkat SMP
- Berbekal Cita Rasa Khas Nangka, Kopi Liberika Kaltim Siap Harumkan Nama Daerah di IBRC 2026









