Kukar

Ketua DRPD Kukar Minta Dinas Terkait Teliti Penyebab Air Sungai Mahakam Bangai

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Fenomena bangai atau perubahan warna air yang menyebabkan banyak ikan timbul di permukaan sungai mahakam di Kutai Kartanegara (Kukar). Tak luput dari perhatian Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid.

Dia mengatakan, tanda alam ini bisa terjadi ketika kondisi air pasang tinggi yang berlangsung lama. Akibatnya, banyak tumbuh-tumbuhan maupun tanaman seperti di rawa-rawa terendam. Mungkin karena lama terendam akhirnya membusuk dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap sehingga itu yang menyebabkan hewan air pada stres dan mabuk.

Baca juga:  Pemkot Berencana Revitalisasi Citra Niaga, DPRD Samarinda Sarankan Konsep Ruang Terbuka

Namun, fenomena sekarang yang terjadi ini tidak seperti itu, artinya air pasang tidak terlalu tinggi dan juga tidak lama. Tapi tiba-tiba banyak ikan maupun udang pada timbul tak jarang berada di pinggir sungai.

“Nah ini perlu perhatian dari dinas terkait untuk mencari tau dan melakukan penelitian, apa yang menjadi penyebabnya” kata Rasid.

Baca juga:  Kebakaran di Danau Aji Tenggarong, 4 Bangunan Jadi Korban Si Jago Merah

“Kalau dulu biasanya air pasang lama di rawa-rawa maka lama kelamaan membusuk sehingga terjadilah bangai, tetapi inikan tidak. Kalau di hulu tidak terlalu lama,” tambahnya.

Belakang ini, masyarakat berduyun-duyun datang ke bibir sungai Mahakam dengan membawa peralatan tradisional karena mudah mencari ikan dan udang.

Baca juga:  Soroti Masalah Sampah, Maswar Minta Dibuang Sesuai Jadwal

Disisi lain, Rasid merasa prihatin kepada pembudidaya ikan dalam keramba yang juga sangat merasakan dampaknya. Apalagi ikan-ikan banyak yang mati dan terpaksa dijual murah. Oleh karenanya, meminta dinas perikanan untuk mengambil langkah-langkah supaya para budidaya ikan keramba tidak dirugikan.

“Dinas terkait segera mengambil langkah cepat,” pungkasnya.

[SUP | NON | ADV DPRD KUKAR]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close