Bontang

Kodim 0908/Btg Gelar Komsos Kreatif Lomba Tari dan Sepakbola

Kaltimtoday.co, Bontang – Kodim 0908/BTG, memiliki program komunikasi sosial (Komsos) dan kreatif setiap tahunnya. Di 2019 ini, program tersebut menggelar lomba tari perang adat dayak dan lomba sepak bola pelajar juga umum yang digelar di Makodim Bontang dan Lapangan Sepak Bola Den Arhanud Rudal 002.

Mengusung tema “Melalui kegiatan komsos kreatif kita tingkatkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, dan kesadaran berbangsa dan bernegara serta menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI”, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara memupuk rasa cinta Tanah Air. Selain itu, lomba-lomba tersebut diharapkan bisa memberikan wawasan kebangsaan sejak dini kepada generasi muda, dengan menampilkan kesenian tradisional yang dimiliki Kalimantan.

Baca juga:  Astuti-Siti Yara: Pesta Adat Harus Dilestarikan di Bontang

Kepala Staf Kodim 0908/Btg, Mayor Arm Eko Sulistiyono mengungkapkan, lomba tari dan sepak bola diikuti oleh 10 sanggar tari dan 10 tim sepak bola. Pelaksanaannya sejak 6-9 September 2019.

Salah satu tim yang berpartisipasi dalam lomba sepak bola pelajar.

“Komsos kreatif merupakan program tahunan TNI AD, untuk mengangkat kesenian tradisional daerah,” jelas Eko, Senin (9/9/2019).

Para pemenang lomba di tingkat Kodim ini, lanjut Eko, akan dikirim ke Korem 091/Aji Surya Natakesuma untuk mengikuti lomba tingkat Korem. Komsos kreatif, dibeberkan Eko, merupakan program dari komando atas yang bertujuan untuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kegiatan Komsos kreatif juga sebagai salah satu metode binter, implementasi program kerja Kodim 0908/Btg, juga metode pembinaan teritorial untuk mencapai kesepahaman dan kesamaan persepsi tentang pemberdayaan budaya di wilayah.

Baca juga:  Neni Apresiasi Pokdarwis Kuala Abadi Wakili Bontang hingga Masuk Nominasi Nasional

Eko berharap, melalui kegiatan Komsos kreatif dapat menumbuhkan jiwa sportifitas, saling menghargai, dan bekerja sama, sehingga generasi muda dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Kami gelar lomba ini agar nilai-nilai seni budaya bisa dilestarikan, sekaligus mengenalkan siswa terkait keberadaan TNI di wilayah. Kami juga ingin melestarikan dan mengembangkan budaya asli Indonesia melalui lomba seni tari, sedangkan sepak bola untuk menumbuhkan rasa perjuangan di kalangan pelajar,” pungkasnya.

[RIR | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close